Mutilasi di Mimika

Ini 10 Poin Tuntutan Mahasiswa Mimika Terkait Kasus Mutilasi

Koorlap Umum Deni Harikime Kum mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan biadap yang telah dilakukan oleh anggota TNI di Mimika.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Menyikapi kasus pembunuhan berujung mutilasi di Kabupaten Mimika, Papua, Badan Pengurus Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika Bidang politik, Hukum dan HAM Kota Studi Jayapura menuntut 10 poin penting dalam aksi mimbar bebas yang digelar, Sabtu (10/9/2022) di Kota Jayapura. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Menyikapi kasus pembunuhan berujung mutilasi di Kabupaten Mimika, Papua, Badan Pengurus Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Mimika Bidang politik, Hukum dan HAM Kota Studi Jayapura menuntut 10 poin penting dalam aksi mimbar bebas yang digelar, Sabtu (10/9/2022) di Kota Jayapura.

Koorlap Umum Deni Harikime Kum mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan biadap yang telah dilakukan oleh anggota TNI di Mimika.

"Tindakan pembunuhan serta mutilasi adalah tindakan keji. Kami mahasiswa kutuk itu," katanya kepada wartawan, Sabtu (10/9/2022) di Asrama Mimika, Perumnas II Waena.

Baca juga: KNPB Minta 6 TNI Tersangka Mutilasi Warga di Timika Dihukum Mati, Ones: Mereka Seperti Teroris

Bahkan, pihaknya juga membuat pernyataan sikap atas tindakan keji itu dengan 10 poin tuntutan:

 

1. Medesak dan menuntut keras kepada:

- Presiden RI Ir. Joko Widodo

- Jenderal TNI Andika Perkasa

- Kapolda Papua Mathius Fakhiri

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved