Kongres Masyarakat Adat

Pemkab Jayapura: Seluruh Peserta Kongres Masyarakat Adat Tetap Inap di Kampung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, menegaskan seluruh peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) tetap inap di kampung-Kampung.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura, Alpius Toam yang juga selaku Ketua bidang akomodasi, infrastruktur, perlengkapan dan logistik Panitia lokal KMAN VI mengatakan, seluruh tamu Kongres masyarakat adat tetap tinggal pada seluruh rumah warga di kampung-kampung yang ada, di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari.

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, menegaskan seluruh peserta Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) tetap inap di kampung-Kampung.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura, Alpius Toam yang juga selaku Ketua bidang akomodasi, infrastruktur, perlengkapan dan logistik Panitia lokal KMAN VI di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (9/9/2022).

"Menyangkut dengan akomodasi, saya mau tegaskan bahwa bapak bupati sebagai Ketum KMAN telah menegaskan kepada kami bahwa seluruh peserta harus menginap di kampung, titik," kata Alphius.

Baca juga: KMAN VI di Papua Jadi Momentum Pertemuan Seluruh Komunitas Masyarakat Adat Indonesia

Untuk itu, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan para ondoafi (kepala suku) dan kepala kampung.

"Dari hasil koordinasi, mereka juga bersedia, untuk menampung para peserta di setiap kampung, contohnya di Kampung Yokiwa dan kampung-kampung lain telah bersedia menampung 300-400 orang di setiap kampung, dan peserta pun juga bersedia, karena 1 tempat," ujarnya.

 

 

Sebelumnya, Bupati Mathius Awoitauw, mengatakan soal kesiapan rumah inap hingga tempat sarasehan hingga saat ini terus berjalan maksimal.

"Untuk rumah-rumah penginapan, kita targetkan tamu sebanyak 1.500 orang yang akan menginap di rumah-rumah masyarakat di kampung," kata Bupati Mathius Awoitauw, di Sentani, Selasa (6/9/2022) kemarin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved