Nasional

GAWAT, Puan Maharani Dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan: Begini Penyebabnya

Adapun laporan dilayangkan oleh seseorang yang mengaku sebagai aktivis 98, Joko Priyoski, Senin (12/9/2022).

Tribunnews/Jeprima
Puan Maharani resmi menjadi Ketua DPR periode 2019-2024 yang ditetapkan dalam rapat paripurna perdana DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019). Pada rapat tersebut sekaligus menentukan ketua dan wakil ketua DPR RI diantaranya Puan Maharani dari PDIP sebagai Ketua DPR RI, Azis syamsuddin dari Golkar sebagai Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco dari Gerindra sebagai Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel dari NasDem sebagai Wakil Ketua DPR RI, A Muhaimin Iskandar dari PKB sebagai Wakil Ketua DPR RI. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Puan Maharani dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Ketua DPR tersebut dilaporkan karena dinilai melanggar kode etik.

Adapun laporan dilayangkan oleh seseorang yang mengaku sebagai aktivis 98, Joko Priyoski, Senin (12/9/2022).

Alasannya, Puan tidak memberhentikan sejenak rapat paripurna ketika mendapat ucapan ulang tahun dari sejumlah anggota dewan.

Baca juga: Rahasia Bocor, Sosok Ini Beberkan Agenda Puan dengan Elite Golkar dan Prabowo: Lengserkan Cak Imin?

“Harusnya begini, sidang itu diskors, ketika nyanyi itu skors dulu sidang, itu lebih baik dia menerima aspirasi masyarakat,” tutur Joko ditemui di Kompleks Parlemen Senayan.

Adapun Puan mendapatkan ucapan selamat ulang tahun di sela rapat paripurna DPR yang berlangsung Selasa (6/9/2022).

Joko merasa tindakan Puan melanggar Bab II Kode Etik Bagian Kesatu terkait Kepentingan Umum Pasal 2 Ayat 1 dan 2, juncto Bagian Kedua soal Integritas Pasal 3 Ayat 1 dan 2 Kode Etik Anggota DPR RI.

Menurut dia, sikap Puan menyakiti hati masyarakat, terutama yang melakukan demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di luar Gedung Parlemen.

“Beliau bukannya menerima perwakilan massa malah melakukan euforia dalam gedung ini,” kata dia.

“Anggap saja ini bagian dari auto-kritik kami sebagai aktivis kepada Ibu Ketua DPR, kritik yang sifatnya konstruktif,” ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved