Info Mimika

MIRIS! Papan Nama Pembangunan Vihara di Timika Diganti dengan Proyek Hewan Ternak

pembangunan Vihara tersebut sudah berjalan sebulan menggunakan anggran bagian Kesra, Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika melalui CV Ganti Tunas.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Perwakilan umat Budha di Timika saat melakukan konferensi pers terkait pergantian papan nama pembangunan Vihara di SP 6, Kabuapten Mimika, Senin (12/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – Papan nama pembangunan Vihara tempat ibadah umat Budha di area SP 6, Kampung Naena Muktipura, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua diganti dengan papan nama proyek pembangunan hewan ternak.

Diketahui, pembangunan Vihara tersebut sudah berjalan sebulan menggunakan anggran Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika melalui CV Ganti Tunas.

Baca juga: YPMAK Gandeng YPPK Tillemans Monitoring Guru Kontrak di Sekolah Pinggiran Kota Timika

"Kami sempatkan waktu untuk survei ke lokasi pembangunan Vihara dan melihat ada hal tidak pas seperti pemasangan papan nama yang sebelumnya dari Bagian Kesra dirubah menjadi papan nama milik Dinas  Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Mimika terkait proyek kandang babi," kata Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Timika, Jemy Mulyono kepada Tribun-Papua.com, Senin (12/9/2022).

 

 

Dikatakan Jemy, sejauh ini, proyek pembangunan Vihara tanpa peberitahuan dari pemerintah daerah Kabupaten Mimika kepada pengurus umat Budha di Timika.

"Jadi mereka bangun saja. Peletekakan batu, bahkan desain bangunan Vihara juga mereka yang buat sendiri tampa pengetahuan kami," ujarnya.

Ia mengemukakan, pembangunan Vihara saat ini sudah tahap pengecoran namun berbeda dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Saya tanyakan kepada pengawas tetapi mereka bilang itu RAB dari konsultan pengawas. Kami tidak tahu," paparnya.

Baca juga: KNPB Minta 6 TNI Tersangka Mutilasi Warga di Timika Dihukum Mati, Ones: Mereka Seperti Teroris

Lebih lanjut jelas Jemy, pihaknya kaget ketika melihat papan nama yang sudah diganti karena sebelumnya sudah benar.

"Saat tiba (di lokasi), kami lihat papan nama pembangunan Vihara diganti menjadi pembangunan kandang babi," katanya.

Ini menjadi pertanyaan umat Budha karena papan nama itu sengaja dipasang oleh pengawas pembangunan Vihara.

 

 

"Inikan tempat ibadah kenapa ada papan mama pembangunan kandang babi. Itu menjadi persoalan dan kami minta klarifikasi dari bagian Kesra maupun kontraktor," ucapnya.

Ia mengatakan, sejauh ini sudah dilakukan upaya pertemuan antara pihak Kesra dan kontraktor namun belum diberi ruang.

"Kami tunggu karena tempat ibada bukan tempat main-main api di atas agama. Kalau tidak setuju untuk membangun, kami tidak ada masalah," katanya.

Diketahui, pembangunan vihara SP 6 dengan nilai anggaran Rp 930 juta yang dikerjakan CV Ganti Tunas, sedangkan untuk proyek kandang babi tersebut dikerjalan kontraktor CV Berkat Awal Kana dengan total nilai Rp 240 juta. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved