Harga BBM Resmi Naik

Pemkot Jayapura Kerahkan 5 Unit Bus Layani Warga Kota Akibat Sopir Angkot Mogok

Aksi mogok sopir angkot di Kota Jayapura merupakan reaksi atas kebijakan nasional perihal kenaikan harga BBM yang diumumkan pemerintah.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey, saat memberikan keterangan soal kenaikan harga BBM. 

 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Menyikapi aksi mogok sopir angkot di Kota Jayapura, Pj Wali Kota Jayapura, Frans Pekey, mengerahkan armada bus milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jayapura untuk melayani warga.

"Ada sekiranya 5 unit bus dari Dishub Kota Jayapura yang dikerahkan.”

“Kemudian, saya minta juga ada tambahan bus Pemda yang dapat dikerahkan untuk mengakomodir segala kekurangan,”kata Frans Pekey kepada Tribun-Papua.com, Senin (12/9/2022).

Baca juga: Calon Penumpang Abe – Waena Terlantar: Semoga Aksi Mogok Tidak Berlangsung Lama

Namun, jika ternyata masih kurang, maka Pemkot Jayapura bakal meminta bantuan TNI dan Polri.

“Armada bus yang kita kerahkan ini tersebar di berbagai titik di Kota Jayapura, khususnya di wilayah Waena dan Kotaraja, serta area lainnya,” tambahnya.

Kata Pekey, aksi mogok sopir angkot di Kota Jayapura merupakan reaksi atas kebijakan nasional perihal kenaikan harga BBM yang diumumkan pemerintah beberapa waktu lalu.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sopir Angkot Kota Jayapura Papua Mogok Beroperasi Pascakenaikan Harga BBM

Frans mengatakan, pihaknya memaklumi sikap mogok massal sopir angkot tersebut, namun ia mengingatkan bahwa dengan adanya kebijakan kenaikan harga BBM ini berdampak bagi semua orang.

"Saya sangat menyadari dan tentu itu pasti sangat memberatkan para pemilik kendaraan ataupun para sopir, akibat kenaikan BBM tentu sangat berdampak terhadap tarif tentunya," jelasnya.

Pekey menekankan, dari kejadian mogok massal para sopir tentunya ada para penumpang yang dikorbankan, untuk itu pihaknya berfokus pada pelayanan transportasi sepanjang hari ini.

Sebelumnya diketahui, aksi mogok yang dilakukan para sopir Angkutan Kota (Angkot) di Kota Jayapura Papua, mengakibarkan para penumpang terlantar.

Baca juga: Aliansi Mahasiswa Merauke Lakukan Aksi Jilid II Demo Kenaikan Harga BBM

Pantauan Tribun-Papua.com Senin pagi (12/9/2022) di berbagai lokasi tempat perhentian angkot, warga Kota Jayapura yang sehari-hari menggunakan transportasi umum itu terpantau menunggu di pinggiran jalan.

Misalnya saja di Kawasan Waena Perumnas III, para penumpang yang sebagian besar merupakan pelajar, mahasiswa, dan ibu rumah tangga telah menunggu angkot sejak 07.30 WIT. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved