Pemekaran Papua

Masyarakat Papua Diajak Jaga Kamtibmas Pasca-pengesahan DOB, Tokoh Agama: Ini Berkat Tuhan

Imbauan ini disampaikan Pendeta Yones wenda, menyikapi situasi politik hingga isu yang berkembang di akar rumput.

Tribun-Papua.com/Istimewa
Pendeta Yones Wenda berujar, DOB merupakan berkat Tuhan bagi masyarakat dan tanah Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Masyarakat Papua diimbau untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban pasca-pengesahan UU Daerah Otonomi Baru (DOB).

Imbauan ini disampaikan Pendeta Yones wenda, menyikapi situasi politik hingga isu yang berkembang di akar rumput.

Pendeta Yones Wenda berujar, DOB merupakan berkat Tuhan bagi masyarakat dan tanah Papua.

Baca juga: Pemuda Papua Minta ‘Rakyat’ Kawal Proses Hukum Gubernur Lukas Enembe Hingga Dicabut

"Pengesahan Otsus dan DOB ini merupakan berkat dari Tuhan yang harus kita nikmati dan syukuri bersama, tentunya masyarakat Papua harus bisa merawatnya sesuai mekanisme yang sudah berjalan," ujar Wenda dalam rilis pers diterima Tribun-Papua.com, di Jayapura, Rabu (14/9/2022).

Yones Wenda yang juga Sekretaris Gereja Kingmi Papua, juga mencermati situasi yang berkembang di masyarakat belakangan ini.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat mendukung penyelenggaraan pemerintahan pada tiga provinsi baru di Bumi Cenderaswasih.

Antaralain Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Pegunungan, dan Provinsi Pegunungan Tengah Papua.

Dirinya pun mengeluarkan 4 pernyataan sikap, sebagai berikut:

  1. Mengajak semua masyarakat yang tinggal dan menetap di atas tanah Papua untuk turut serta menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.
  2. Semua elemen masyarakat Papua tidak boleh melakukan aksi-aksi yang dapat mengganggu situasi kamtibmas dan kelompok ilegal di negeri ini, seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB), United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Petisi Rakyat Papua (PRP). Jangan menjual atau memprovokasi isu penolakan Otsus dan DOB di atas tanah papua.
  3. Pembentukan Otsus dan DOB di wilayah Papua merupakan program strategis nasional berdasarkan aspirasi masyarakat. Dengan melalui pendekatan pemekaran dan Otsus akan mengakselerasi kesejahteraan dan pembangunan secara merata.
  4. Kita sebagai hamba Tuhan harus taat kepada Tuhan, seperti halnya kita harus mendukung program pemerintah pusat. Maka kalian kelompok ilegal (KNPB, PRP dan ULMWP) setop memanfaatkan situasi atau isu yang terjadi di Papua hanya untuk kepentingan pribadi. (*)
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved