Info Merauke

Pemprov Papua Tidak Tegas soal Hibah Aset, Bus Eks PON di Merauke Terbengkalai

Sebelumnya, bus eks PON XX disimpan di halaman kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Merauke.

Tribun-Papua.com/Hidayatillah
Sekda Merauke, Ruslan Ramli mempertanyakan ketegasan Pemprov Papua soal hibah bus eks PON di Kabupaten Merauke. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Nasib sebanyak 15 unit bus eks Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua hingga kini belum dihibahkan ke Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua.

Bahkan, belasan bus PON XX itu kini terbengkalai, hanya disimpan di halaman Kantor Bupati Merauke, Papua.

Sebelumnya, bus eks PON XX disimpan di halaman kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Merauke.

Namun, karena parkiran kantor Dishub Merauke sedang dibangun tempat uji KIR sehingga bus PON dipindahkan dihalaman kantot bupati.

"Sampai sekarang mengenai bus eks PON XX belum ada hibah dari Panitia Besar (PB) PON XX Papua maupun dari Pemerintah Provinsi Papua," kata Sekda Merauke, Ruslan Ramli kepada wartawan di Merauke, Rabu (14/9/2022).

Dia menjelaskan, Pemkab Merauke masih menunggu hibah bus bekas PON XX klaster Merauke.

"Dalam proses sebenarnya itu kita sudah berapa kali menyurat supaya dihibahkan saja kepada pemerintah Kabupaten untuk kita gunakan tapi sampai sekarang belum ada jawaban yang pasti mengenai ini," ungkapnya.

Baca juga: Kisah Sopir Bus PON XX Papua, Melkianus Pararem, Anaknya Peraih Medali Emas Cabor Cricket

Ruslan menjelaskan, bus PON XX dikelola oleh PB PON XX dan Pemprov Papua melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Papua. 

Diakuinya, sebagian bus digunakan sementara untuk memfasilitasi tamu yang datang ke Merauke dan kegiatan masyarakat.

Tentu menambah biaya perbaikan dan perawatan ringan karena Pemkab Merauke belum memiliki kewenangan sepenuhnya memperbaiki atau merawat terhadap aset tersebut.

"Sebenarnya kita berharap secepatnya, Pemerintah provinsi atau PB itu mengambil langkah-langkah yang tegas terhadap aset eks PON XX itu. Tapi sampai sekarang kami coba berkoordinasi namun belum ada jawaban yang pasti," ujar sekda.

Baca juga: KONI Merauke Siapkan Atlet Bertarung di PON XXI 2024

Dikatakan, bahasa politis yang diterima Pemkab Merauke bahwa aset bus eks PON XX masih dalam proses.

Padahal jika kendaran bus eks PON dibiarkan atau tidak digunakan justru akan rusak. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved