Pemilu 2024

Anak Cikeas Sesumbar, Janjijkan Ini ke 500.000 Honorer Bila Demokrat Menang Pemilu: Pesanan SBY?

Anak Ciekas sesumbar hingga membuat janji manis kepada ratusan ribu tenaga honorer di Tanah Air. Terbawa melankolia SBY?

Tribun-Papua.com/Kompas.com
Rombongan pejabat teras Partai Demokrat mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Jumat (5/8/2022) siang, untuk mendaftarkan partai tersebut sebagai calon peserta Pemilu 2024. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin kedatangan rombongan, disertai adiknya yang menjabat Waketum Demokrat, Edhy Baskoro Yudhoyono, dan Sekretaris Jenderal Teuku Riefky di kanan dan kirinya.(KOMPAS.com / VITORIO MANTALEAN) 

TRIBUN-PAPUA.COM - Intrik politik kembali dimainkan untuk menggeser Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelang Pemilu 2024

Anak Ciekas sesumbar hingga membuat janji manis kepada ratusan ribu tenaga honorer di Tanah Air.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berjanji bakal mengangkat tenaga honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Hanya, itu dilakukan apabila Partai Demokrat memenangkan Pemilu 2024.

Janji politik itu disampaikan AHY dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022).

“500.000 tenaga honorer hari ini nasibnya tidak menentu. Sehingga (saya) sampaikan kalau Partai Demokrat naik kembali ke pemerintahan, maka mereka akan menjadi PNS,” ujarnya. 

Baca juga: Geser PDIP, Jokowi Bakal Digaet Jadi Wakil Presiden Dampingi Menantu Soeharto: Intrik Politik Bocor?

Ia menyampaikan Partai Demokrat punya sejarah memikirkan nasib pegawai honorer dan para PNS.

Di depan sekitar 3.000 kadernya, AHY memaparkan data capaian pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia mengklaim periode 2004-2014, di zaman SBY ada 1 juta lebih tenaga honorer yang diangkat menjadi PNS.

Sedangkan, sejak Jokowi memimpin memimpin pada 2014 hingga kini, masih ada 500.000 tenaga honorer yang belum diangkat menjadi PNS.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved