Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

KPK Pastikan Bakal Periksa Seluruh Aliran Dana di Rekening Milik Gubernur Lukas Enembe

"Terkait Lukas Enembe jelas kita sudah melakukan pemblokiran terhadap rekening-rekeningnya yang nilainya fantastis, dan puluhan miliar," kata Alexande

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Kolase Tribun-Papua.com
ILUSTRASI - Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi senilai Rp 1 miliar. Akibat statusnya sebagai tersangka, rekening dari Lukas Enembe diblokir oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pemblokiran rekening tersebut atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bakal memeriksa seluruh aliran dana dalam rekening milik Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (14/9/2022). 

"Terkait Lukas Enembe jelas kita sudah melakukan pemblokiran terhadap rekening-rekeningnya yang nilainya fantastis, dan puluhan miliar," kata Alexander.

Baca juga: Pasca-ditetapkan Tesangka, Ini Kondisi Kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe

Menurutnya, pemblokiran itu dilakukan lantaran rekening yang bersangkutan bakal diperiksa.

"Pemeriksaannya berdasarkan informasi dari PPATK, dan kami akan lihat apakah uang yang tertampung dalam rekening itu bagian dari suap atau tidak. Soal ini pasti kita didalami dulu," jelasnya.

 

 

Selain itu, Alexander mengatakan, KPK juga akan memeriksa aliran dana yang digunakan Lukas Enembe selama melakukan pengobatan ke luar negeri.

"Selama ini yang bersangkutan pergi keluar negeri gunakan pesawat Jet, ini juga akan diperiksa, siapa yang danai, apakah memang dari Pemprov Papua ada alokasi anggaran untuk menyewa pesawat buat berobat dan sebagainya," ujarnya.

Sebelumnya, Tim kuasa hukum Gubernur Papua, Stephanus Roy Rening, menyebut Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 5 September 2022.

Menurut dia, Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi senilai Rp 1 miliar terkait proyek di Papua. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved