Breaking News:

Pemprov Papua

Penetapan Tarif Baru Angkutan Umum Memperhatikan Kemampuan Masyarakat

Muhammad Musa‘ad memastikan penyesuaian tarif baru angkutan umum tetap memperhatikan kemampuan masyarakat.

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa‘ad beberkan Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat akan mengumumkan tarif baru angkutan umum, pasca kenaikan harga BBM jenis pertalite yang diputuskan Pemerintah Pusat. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua dalam waktu dekat bakal mengumumkan tarif baru angkutan umum, pasca-kenaikan harga BBM jenis pertalite yang diputuskan Pemerintah Pusat.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Muhammad Musa‘ad memastikan penyesuaian tarif baru angkutan umum tetap memperhatikan kemampuan masyarakat.

"Artinya jika kita menaikan tarif angkutan umum terlalu tinggi, nantinya berimbas juga kepada para supir di mana tidak ada orang yang akan naik angkot dan itu merugikan juga," kata Musa’ad kepada awak media, Kamis (15/9/2022) di Kotaraja, Kota Jayapura.

Baca juga: TEGAS soal BBM Naik Harga di Jayapura, Mathius Awoitauw: Jangan Buat Gerakan Tambahan!

Musa’ad mengatakan, sebaiknya penyesuaian tarif baru angkutan umum, harus pula dilihat secara komprehensif dan mempertimbangan banyak aspek sehingga keputusannya nanti betul-betul efektif.

"Mendingan kita mengambil keputusan yang wajar dengan harga yang bisa dipenuhi oleh masyarakat artinya saling menguntungkan dua pihak," ujarnya.

 

 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua memastikan segera mengumumkan tarif baru angkutan umum dalam pekan ini.

Penyesuaian tarif angkutan umum ini menyusul dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang ditetapkan pemerintah beberapa waktu lalu.

Sekretaris Daerah Papua Ridwan Rumasukun telah menginstruksikan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua untuk mengadakan rapat dengan berbagai komponen elemen guna menentukan tarif baru angkutan umum tersebut. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved