Wisata Papua
Wisata Papua: Mengenal Tradisi Snap Mor yang Terkenal di Biak
Berwisata ke Tanah Papua tak lengkap jika tak melihat budaya lokal. Satu di antaranya adalah tradisi Snap Mor di Biak.
Penulis: Astini Mega Sari | Editor: Astini Mega Sari
TRIBUN-PAPUA.COM - Berwisata ke Tanah Papua tak lengkap jika tak melihat budaya lokal.
Satu di antara budaya lokal di Papua adalah Snap Mor.
Snap Mor merupakan tradisi menangkap ikan di Biak Numfor, Papua.
Baca juga: Wisata Papua: Jernihnya Telaga Biru Samares di Biak Numfor
Dikutip dari situs Jadesta.kemenparekraf.go.id, snap mor berasal dari bahasa Biak, yaitu "snap" yang berarti koral atau batu kecil yang terhampar di muara sungai atau pantai dan "mor" yang berarti timbunan laut atau ikan sebagai butir-butir rejeki.
Tradisi snap mor dilakukan dengan cara menangkap ikan bersama-sama menggunakan jaring atau tombak.
Snap mor biasanya dilakukan pada musim meti (bulan mati) atau saat bulan tidak purnama yaitu bulan Maret sampai Agustus.
Saat itulah masa air surut lebih panjang.
Jika dilakukan di bulan lain maka bisa dilakukan saat malam hari ketika air surut.
Baca juga: Wisata Papua: Pesona Air Terjun Wafsarak yang Populer di Biak
Untuk melakukan snap mor, terlebih dahulu dilakukan ritual adat oleh pemimpin kampung.
Ritual dilakukan dengan membakar daun kelapa dan memasang lampu gas untuk penerangan jika snap mor digelar pada malam hari.
Warga lalu berkumpul membentuk lingkaran dan pemimpin kegiatan membacakan doa agar kegiatan berjalan lancar.
Setelah itu barulah kegiatan mencari ikan secara beramai-ramai dilakukan.
Tradisi snap mor juga ditampilkan dalam acara budaya Festival Biak Munara Wampasi yang menjadi agenda tahunan di sana.
Wisatwan bisa melihat beragam acara budaya di festival ini.
Baca juga: Wisata Papua: Melihat Jejak Peninggalan Tentara Jepang saat Perang Dunia II di Gua Binsari Biak
Nilai-nilai dalam Tradisi Snap Mor
Dikutip dari situs Warisanbudaya.kemdikbud.go.id, snap mor memiliki nilai sosial yang tinggi.
Pasalnya, tradisi yang satu ini harus melihatkan banyak orang tanpa mengenal batasan untuk melakukan serangkaian persiapan.
Fungsi kerjasama yang dapat dilihat dalam tradisi ini.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/Snap-mor-di-Biak-0.jpg)