Pemkab Jayapura

Bupati Jayapura Perintahkan PT Permata Nusa Mandiri Hentikan Aktivitas Sawit di Unurumguay

Izin habis. Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta PT Permata Nusa Mandiri (PNM) segera menghentikan aktivitas perkebunan.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw diwawancarai si Sentani, Senin (25/7/2022). Mathius tengah mengevaluasi izin perkebunan sawit PT Permata Nusa Mandiri yang selama ini dianggap merusak alam dan mengambil hak Masyarakat Adat Grime Nawa. 

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Bupati Jayapura Mathius Awoitauw meminta PT Permata Nusa Mandiri (PNM) segera menghentikan aktivitas perkebunan, lantaran masa berlaku izin lokasi telah habis.

Mathius menyatakan izin perusahaan tersebut tidak diperpanjang sejak 2020.

Hal ini disampaikan usai rapat bersama pihak perusahaan dan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura, pada Rabu (14/9/2022).

Mathius menjelaskan, pertemuan tersebut juga meminta klarifikasi izin lokasi dan aktivitas perusahaan yang masih berjalan.

"Baik perusahaan, pemprov dan tim kabupaten kita jelaskan. Ini perlu adanya sinkronisasi perundang-undangan, sepanjang itu belum tuntas, perusahaan harus hentikan aktivitas karena ada regulasi yang harus dipastikan," ujarnya.

Baca juga: Tolak Perkebunan Sawit, Emanual Gobay: Bekas Lokasi PT PNM Dikembalikan ke Masyarakat Adat

Pemerintah Kabupaten Jayapura telah mengeluarkan surat yang di tandatangani oleh Wakil Bupati, Giri Wijayantoro, dengan Nomor 188.4/1556/SET pada Kamis (8/9/2022).

Surat itu ditujukan kepada pihak PT PNM perihal Pengentian aktivitas sawit di Kampung Beneik, Distrik Unurumguay, Kabupaten Jayapura.

"Sebelum masa berlaku habis seharusnya perusahaan ajukan tiga bulan sebelumnya untuk perpanjangan, sekarang terjadi pro kontra di masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, Masyarakat Adat Suku Uria pada Jumat (2/9/2022) melakukan aksi demo damai di Halaman Kantor Bupati dan meminta agar pemkab tak mencabut izin perusahaan.

Sementara itu, Masyarakat Adat Lembah Grime Nawa mendesak agar pemerintah segera mencabut izin lokasi perusahaan pada Rabu (7/9/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved