Kongres Masyarakat Adat

Rumah Adat di 12 Kampung Bakal Tampung 300 Peserta KMAN untuk Sarasehan

Sebanyak 12 kampung yang telah dirampungkan oleh panitia di antaranya Kampung Sereh dan Kampung Hobong di Distrik Sentani.

Tribun-Papua.com/Putri Nurjannah Kurita
Sekretaris Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN VI) Kabupaten Jayapura, Septer Manufandu. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Sekretaris Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN VI) Kabupaten Jayapura, Septer Manufandu menyebutkan 12 titik lokasi sarasehan bakal menampung 300 peserta.

Lokasi sarasehan tersebut berada di Kabupaten dan Kota Jayapura.

Sebanyak 12 kampung yang telah dirampungkan oleh panitia di antaranya Kampung Sereh dan Kampung Hobong di Distrik Sentani.

Baca juga: KPK Kayo Pulau Pastikan Pelayanan Kesehatan Terjangkau saat KMAN

Kampung Yokiwa, Ayapo, dan Kampung Nendali di Distik Sentani Timur. Kampung Yakonde, Bambar, dan Kampung Dondai di Distrik Waibu.

Kampung Putali dan Kampung Simforo di Distrik Ebung Fauw. Kampung Kayo Pulo dan Kampung Enggros di Kota Jayapura.

 

 

Septer menjelaskan, sarasehan akan berlangsung selama dua hari. Pihak konsumsi dari tiap kampung akan atur oleh Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di masing-masing kampung.

"Saat ini beberapa kampung bernisiatif melakukan perbaikan Obhe, baik masyarakat dan tokoh adat. Sementara untuk MCK dan air bersih jadi hal utama untuk segera dilengkapi," katanya di Kantor Bupati, Distrik Sentani Kota, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Rekayasa Lalulintas Bakal Dilakukan Saat Pembukaan KMAN di Sentani Papua

Menurutnya saat ini yang menjadi fokus yaitu pengurisan izin keramaian, penggunaan Stadion Barnabas Youwe (SBY) dan Pantai Howe di Kampung Ifar Besar.

Menanggapi penggunaan anggaran yang akan dialokasikan di tiap sarasehan pihaknya masih melakukan konsolidasi dengan anggaran yang tersedia.

"Kami masih konsulidasi untuk rasionalisasi anggaran baik untuk konsumsi untuk pembukaan dan lokasi sarasehan, dan penutupan, bersama OPD terkait untuk melihat anggaran yang tersedia," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved