Pemkot Jayapura

Manfaatkan Limbah Pohon Merbau, TP PKK Kota Jayapura Ikuti Pelatihan Pewarna Alami dan Tekstil

pelatihan tersebut berlangsung di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura sekira pukul 11.00 WIT, dan dibagi dalam dua sesi.

Tribun-Papua.com/ Aldi
JAYAPURA TERKINI - Potret ibu-ibu PKK Kota Jayapura dan gabungan organisasi kewanitaan lainnya yang sedang melakukan praktik pewarnaan alami menggunakan limbah Kayu Merbau, di Komplek Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Senin (19/9/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Puluhan ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jayapura, mengikuti pelatihan pengembangan potensi pewarna alami limbah Merbau dan tekstil di Kota Jayapura bersama Indonesia Natural Dye Institude (INDI) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Pantauan Tribun-Papua.com Senin (19/9/2022), pelatihan tersebut berlangsung di Aula Sian Soor Kantor Wali Kota Jayapura sekira pukul 11.00 WIT, dan dibagi dalam dua sesi yakni pemberian materi dan praktik.

"Kegiatan ini ialah bentuk kerjasama dari UGM bersama Pemkot Jayapura, yang turut melibatkan semua organisasi perempuan yaitu TP PKK Kota Jayapura, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan Dharma Wanita Persatuan Kota Jayapura, " sebut Ketua TP PKK Kota Jayapura, Maria Yuvita Gobay Pekey kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Senin (19/9/2022).

Baca juga: PJ Wali Kota Frans Pekey Ajak Warga Ciptakan Kota Jayapura Aman dan Damai

Maria mengatakan, turut pula mengikuti pelatihan ialah para ibu-ibu yang terlibat dalam pengurus UMKM di Kota Jayapura.

"Tujuan dari kegiatan pelatihan pengembangan potensi pewarna alami dan tekstil bagi ibu-ibu ini ialah dapat memotivasi dan memanfaatkannya sebagai peluang usaha, " tandasnya.

Selain itu, dapat juga menjadi salah satu terobosan dalam peningkatan ekonomi keluarga di rumah.

"Namun, menurut saya kegiatan ini sangat penting sekali karena ramah terhadap lingkungan, sebab bahan dasar pewarna alami yang digunakan adalah Kayu Merbau, " tandasnya.

Baca juga: Pesan Presiden Jokowi saat Bertemu Frans Pekey: Diminta Gunakan APBD Atasi Dampak Kenaikan BBM

Selain itu, Maria menjelaskan, ampas-ampas dari hasil olahan menjadi bahan pewarna alami ini dapat digunakan untuk bahan bakar.

"Kita harapkan pelatihan ini dapat berkesinambungan sehingga, bukan hanya pewarna alami dari Kayu Merbau, tetapi akan terus digali potensi pewarna alami lainnya dari sumber daya lokal Papua, " tandasnya.

Maria berpesan agar, para ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi kewanitaan di Kota Jayapura, bisa menerima materi serta praktik pelatihan pewarnaan alami dapat membagikan kepada ibu lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved