Pemprov Papua

Vaksinasi pada 3 Daerah di Papua Terhenti, Kemenkes Diharap Segera Kirim Stok ke Jayapura

Sementara, pemerintah menganjurkan wajib vaksinasi booster bagi setiap warga, selain untuk keperluan perjalanan antarwilayah.

Tribun-Papua.com/Musa Abubar
Ilustrasi: kabid P2P Provinsi Papua dr Aaron Rumainum melakukan vaksinasi kepada salah satu karyawan di Jayapura. Stok vaksin Covid-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Papua habis sejak 6 September 2022. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Stok vaksin Covid-19 di Dinas Kesehatan Provinsi Papua habis sejak 6 September 2022.

Vaksinasi juga terhenti pada tiga daerah di provinsi ini; Kota Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, dan Kabupaten Jayapura.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr Aaron Rumainum mengatakan, pihaknya telah menyurati Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait kebutuhan vaksin Covid-19.

Baca juga: Layanan Umum Vaksinasi di RSUD Yowari Digelar Setiap Jumat, Petronela Risamasu: Ayo Vaksin!

"Kami harap Kemenkes dapat menjawab surat permintaan kebutuhan vaksin Covid-19 di Papua," kata dr Aaron kepada wartawan termasuk Tribun-Papua.com, di Kota Jayapura, Senin (19/9/2022).

Menurutnya, kekosongan stok vaksin bukan hanya dialami Provinsi Papua, tetapi juga wilayah lainnya.

Sementara, pemerintah menganjurkan wajib vaksinasi booster bagi setiap warga, selain untuk keperluan perjalanan antarwilayah.

Aaron mengatakan, penyebab stok vaksin cepat habis lantaran progam booster.

Baca juga: Booster jadi Syarat Penerbangan, Kadinkes Kabupaten Jayapura Sebut Stok Vaksin Cukup

"Booster itu bagus. Sehingga membuat stok vaksin cepat habis," katanya.

Selain tiga daerah yang disebut, stoka vaksin pada 26 daerah lainnya di Papua masih tersedia.

Masyarakat pun diimbau untuk melakukan vaksinasi booster. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved