Tribun Militer

Brigjen TNI Reza Pahlevi Antar Kepulangan Yonif 123/Rajawali dan Yonif 410/Alugoro

Danrem berpesan, prajurit TNI AD mengikuti aturan keamanan Garnisun di KRI Banjarmasin 592.

Tribun-Papua.com/ Ida
Dankolakopsrem 174/ATW, Brigjen TNI E Reza Pahlevi memberikan arahan dan bantuan bahan makanan kepada ratusan prajurit TNI AD yang telah berhasil melaksanakan tugas operasi Satgas Pamtas RI-PNG sektor Selatan yang bertolak menuju home base menggunakan KRI Banjarmasin 592 dari pelabuhan Yos Sudarso Merauke, Papua, Senin (19/9/2022) sore. 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Komandan Kolakops Korem (Dankolakopsrem) 174/Anim Ti Waninggap (ATW), Brigjen TNI Reza Pahlevi mengantar Kepulangan Yonif 123/Rawajawali dan 410/Alugoro ke home base menggunakan KRI Banjarmasin 592 dari pelabuhan Yos Sudarso Merauke, Senin (19/9/2022) sore.

Dua batalyon tersebut telah menunaikan tugas sebagai Satgas Pamtas Republik Indonesia dan Papua Nugini (RI-PNG) di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel, Papua.

"Saya sebagai Dankolakopsrem 174/ATW mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit 123/RW dan 410/ALG yang akan berlayar menuju home base. Kalian lengkap, saya melepas kembali kesatuan," tutur Danrem 174/ATW dalam arahannya menjelang keberangkatan ratusan prajurit TNI AD.

Baca juga: Ukir Prestasi, Satgas TNI Yonif 123/Rajawali Ditangisi saat Tinggalkan Merauke Papua

Brigjen TNI E Reza Pahlevi mengaku bangga kepada Yonif 123/Rajawali dan 410/Alugoro yang telah melaksanakan pengabdian tugas operasi cukup baik di sektor Selatan Papua.

"Saya ucapkan terimakasih kalian sudah berbuat yang terbaik selama kurang lebih 10 bulan. Perjalananmu cukup panjang, tercepar sampai ke Semarang 12 hari untuk Yonif 410/Alugoro," ucapnya.

Danrem berpesan, prajurit TNI AD mengikuti aturan keamanan Garnisun di KRI Banjarmasin 592.

Baca juga: Ini Tantangan TNI Satgas Pamtas Yonif 511/Dibyatara Yodha dan Yonif 725/Woroagi di Papua

Sembari menunggu momen bahagia bertemu keluarga dalam beberapa pekan kedepan, prajurit diingatkan untuk melaksanakan hal-hal positif dan menghindari hal negatif seperti judi.

"Suatu kebanggaan tuk satuan kita yang melaksanakan tugas operasi. Biasanya kalau kita melaksanakan tugas, berhasil itu biasa tapi bila ada kegagalan sangat luar biasa. Namun Yonif 123/RW dan 410/Alg ini keberhasilannya luarbiasa," kata Danrem kepada Tribun-Papua.com di lounge room perwira KRI Banjarmasin 592.

Brigjen TNI E Reza Pahlevi menjelaskan, salah satu contoh pengabdian Yonif 123/Rajawali yakni berhasil melaksanakan operasi bagi ibu-ibu melahirkan dan memberikan bantuan kaki palsu kepada warga.

Baca juga: Sepuluh Bulan di Merauke, Satgas Yonif 123/Rajawali Pamit Masyarakat Perbatasan RI-PNG

Bahkan banyak lainnya sehingga memberikan kesan kepada masyarakat Papua wilayah perbatasan RI-PNG.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved