Papua Barat Terkini

Kementerian Kominfo Dorong Peran Aktif Perempuan Papua di Kota Sorong, Ini yang Dilakukan!

Peran dan partisipasi perempuan Papua dalam kebijakan Presiden Jokowi itu diwujudkan dengan berbagai upaya pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Kebijakan afirmatif Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk orang asli Papua (OAP) diwujudkan dalam berbagai regulasi dan kebijakan yang diimplementasikan dengan semangat percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. 

TRIBUN-PAPUA.COM, SORONG – Kebijakan afirmatif Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk orang asli Papua (OAP) diwujudkan dalam berbagai regulasi dan kebijakan yang diimplementasikan dengan semangat percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Peran dan partisipasi perempuan Papua dalam kebijakan Presiden Jokowi itu diwujudkan dengan berbagai upaya pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Pendidikan, Inovasi, dan Daerah Terluar, Isnaini Varidah Uswanas pada kesempatan Forum Diskusi Publik tentang Partisipasi Perempuan Papua dalam Pembangunan Kesejahteraan, di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Kementerian Kominfo Bersama Siber Kreasi Akan Gelar Netizen Fair 2021 di Jayapura 

“Gerakan sosial ekonomi perlu ditekankan bagi generasi muda Papua, khususnya perempuan Papua, untuk mendirikan usaha atau perusahaan sendiri dengan nafas social entrepreneurship,” kata Nanny sapaan akrabnya.

Diketahui, forum diskusi publik tersebut diselenggarakan atas kerjasama antara Direktorat Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kota Sorong, Papua Barat.

 

 

Selain Nanny, forum tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Sorong Eltje Salomina Doo, Dosen Psikologi Sekolah Tinggi Agama Kristen Mesias Sorong Susance Saflesa, serta pengusaha muda Papua Yunita Ulim.

Nanny yang merupakan perempuan kelahiran Fakfak ini mengatakan, kesempatan bagi perempuan Papua untuk memberdayakan diri di era informasi dan komunikasi digital terbuka sangat lebar.

Pemanfaatan media sosial perlu dijadikan alat membangun identitas digital yang kuat bagi perempuan selain juga memberikan dampak positif bagi dirinya sendiri dan juga para pengikutnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved