Pilpres 2024

Ogah Besar Kepala soal Prabowo yang Disebut Didukung Jokowi, Gerindra: Jangan-jangan Kami yang Ge-er

Gerindra tak mau kepala soal Prabowo yang disebut dapat dukungan dari Jokowi untuk maju jadi capres di Pilpres 2024.

(KOMPAS.com/Ihsanuddin)
Presiden Joko Widodo bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/10/2019) - Gerindra tak mau kepala soal Prabowo yang disebut dapat dukungan dari Jokowi untuk maju jadi capres di Pilpres 2024. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut dapat dukungan dari Presiden Joko Widodo (jokowi) untuk maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024.

Kabar tersebut termuat dalam pemberitaan surat kabar Singapura, The Straits Time (ST).

Surat kabar tersebut mengeluarkan artikel bahwa Jokowi mempertimbangkan pemberian dukungan kepada Prabowo.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani tak mau besar kepala.

Baca juga: Isu Duet Prabowo-Puan Kembali Berhembus, Gerindra: Kami Hormati Cak Imin yang Sudah Duluan Koalisi

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan lawan politiknya dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto di Stasiun MRT di Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019).
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan lawan politiknya dalam Pilpres 2019, Prabowo Subianto di Stasiun MRT di Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). (Muchlis Jr- Biro Pres Sekretariat Presiden)

“Jangan-jangan kami yang geer (gede rasa), itu soalnya. Kami tidak mau ini hanya sesuatu yang bertepuk sebelah tangan,” sebut Muzani ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Di sisi lain, jika pandangan itu benar, Muzani mengaku senang. Artinya, kader terbaik Gerindra mendapat pengakuan Jokowi.

“Buat kami, dukungan itu datang dari mana pun, siapa saja rakyat Indonesia yang memiliki hak pilih di tahun 2024, itu adalah sasaran kami,” ujar dia.

“Kalau kemudian ada dukungan dari Presiden Joko Widodo, waduh itu buat kami sangat berbesar hati. Buat kami support tiada tara,” jelasnya.

Baca juga: Soal Wacana Jadi Cawapres di 2024, Jokowi: Ini yang Menyampaikan Bukan Saya

Namun demikian, Muzani menganggap bahwa kedekatan antara Jokowi dan Prabowo akhir-akhir ini, bukan hal yang istimewa.

Ia merasa kedekatan keduanya merupakan bentuk hubungan hierarki. “Lebih merupakan hubungan antara presiden dan pembantunya,” kata dia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved