Pemilu 2024

Rakor Pemilu Serentak 2024 Tingkat Kota Jayapura, Frans Pekey: Forkopimda Siap Sukseskan

Hal yang menjadi sorotan dalam rakor ialah penurunan data jumlah penduduk pada Pemilu 2019 dan update terakhir saat ini.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
JAYAPURA TERKINI - Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey saat memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024 tingkat Kota Jayapura di Aula Sian Soor, Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (21/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024 tingkat Kota Jayapura dan menyampaikan forkopimda siap menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.

Dalam keterangan persnya kepada Tribun-Papua.com Rabu (21/9/2022), Frans mengatakan rakor tersebut dilakukan bersama antara Forkopimda dan penyelenggara Pemilu, dalam menyongsong mempersiapkan Pemilu serentak 2024.

"Ini bentuk untuk menyukseskan Pemilu tanggal 14 Februari 2024, maupun Pilkada serentak tanggal 19 November 2024," sebutnya.

Baca juga: Tim Transisi DOB dari Kemendagri Dorong Provinsi Papua Selatan Ikut Pemilu 2024

Frans mengatakan rakor tersebut, bertujuan untuk saling memberikan informasi perkembangan sejauh mana, Kota Jayapura bersama penyelenggara Pemilu siap melakukan tahapan-tahapan Pemilu 2024.

"Dalam rapat koordinasi KPUD dan Bawaslu Kota Jayapura telah memaparkan tentang tahapan pemilu dan kemudian upaya-upaya, serta langkah-langkah yang dilakukan oleh KPUD dan Bawaslu, serta masalah yang harus dikerjakan untuk diatasi bersama," jelasnya.

 

 

Lelaki berkacamata itu menuturkan, hal yang menjadi sorotan dalam rakor ialah penurunan data jumlah penduduk pada Pemilu 2019 dan update terakhir saat ini.

"Inilah yang harus dikerjakan bersama-sama yakni menyangkut masalah jumlah penduduk, setelah dilakukan pembersihan ataupun validasi data dari Disdukcapil ternyata mengalami penurunan yaitu data semester pertama sebanyak 386.578 jiwa, namun jika dibandingkan pada pemilu 2019 lalu, jauh berbeda yakni 417.000 lebih, " ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved