Lukas Enembe Diperiksa KPK

100 Brimob Polda Maluku Digeser ke Papua, Gangguan Keamanan Meningkat?

Ratusan personel ini digeser ke Papua untuk membantu pengamanan, menyusul meningkatnya eskalasi gangguan keamanan atas kasus Gubernur Lukas Enembe.

Tribun Medan/Danil Siregar
ILUSTRASI: 100 personel Brimob Maluku dikirim ke Jayapura, pasca-meningkatnya eskalasi ganngguan keamanan lantaran Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan tersangka kasus suap oleh KPK. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyidik KPK dijadwalkan akan memeriksa orang nomor satu di Papua itu pada Senin (26/9/2022).

Sebanyak 100 personel Brimob Polda Maluku pun dikirim ke Jayapura untuk membantu pengamanan di wilayah ini.

Ratusan personel ini digeser ke Papua untuk membantu pengamanan, menyusul meningkatnya eskalasi gangguan keamanan masyarakat, pasca-penetapan Lukas Enembe tersangka kasus suap dan gratifikasi.

“Betul, kemarin ada 100 anggota Brimob Polda Maluku yang dikirim ke Sentani, Jayapura,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada Kompas.com, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Lukas Enembe Bereaksi Keras, Bantah PPATK soal Setoran Rp 560 Miliar ke Kasino Judi

Ia mengatakan, 100 personel Brimob yang berstatus di bawah kendali operasi (BKO) itu akan membantu personel Polda Papua untuk mengamankan wilayah itu.

Termasuk, menjaga keamanan saat demonstrasi mendukung Lukas Enembe.

“Jadi kita BKO ke sana, nanti di Polda Papua yang gunakan, untuk mengantisipasi itu juga (demo) daan ancaman kerawanan lainnya,” katanya.

Sebanyak 100 personel Brimob Polda Maluku itu telah diterbangkan ke Jayapura menggunakan pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-5799 dari Bandara Pattimura Ambon, Selasa (20/9/2022).

Sebelum diberangkatkan, 100 anggota Brimob itu telah mengikuti upacara pelepasan yang dipimpin Kepala Biro Operasional Polda Maluku Kombes Pol Asep Saifudin di lapangan Polda Maluku, Tantui, Ambon.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved