Korupsi di Papua

[HOAKS] Yunus Wonda Dipanggil KPK terkait Aliran Dana PON XX Papua: Cek Fakta!

Surat panggilan mencatut Komisi Pemberantasan Korupsi (LKPK) terhadap Ketua DPR Papua Yunus Wonda, beredar di media sosial. Begini kata KPK..

Humas Pemprov Papua
CdM MEETING III PON PAPUA - Ketua Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua Yunus Wonda mengatakan kemungkinan CdM Meeting III, akan dilangsungkan secara virtual. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Surat panggilan mencatut Komisi Pemberantasan Korupsi (LKPK) terhadap Ketua DPR Papua Yunus Wonda, beredar di media sosial.

Isi surat panggilan itu terkait dugaan kasus korupsi dana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. 

Yunus Wonda dipanggil atas kapasitasnya sebagai Ketua Harian PB PON XX Papua.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memastikan surat panggilan yang beredar itu tidak benar atau hoaks.

Selain itu, nama direktur penyidikan dalam surat panggilan tersebut tidak sesuai.

Baca juga: Kelompok Ini Minta KPK Jemput Paksa Lukas Enembe Bila Ngotot Mangkir dari Pemeriksaan

"Ini surat palsu baik isi dan formatnya. Nama direktur penyidikan sebagaimana surat tersebut juga salah," ujar Ali Fikri lewat pesan WhatsApp, dikonfirmasi awak media dari Jayapura, Kamis (22/9/2022).

Surat yang beredar tersebut disebutkan, sesuai Surat Perintah Penyidikan Nomor Sprin.Dik/89/DIK.00/01/09/2022 tanggal 14 September 2022, KPK akan memeriksa Ketua PB PON Papua yang juga Wakil Ketua DPRP, Yunus Wonda pada Jumat (23/9).

Pemanggilan itu dikeluarkan untuk menelusuri penggunaan aliran dana PPN XX Papua.

Berikut isi surat beredar yang dirangkum Tribun-Papua.com:

1. Undang-undang nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.  

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved