Wisata Papua

Wisata Papua: Noken, Tas Tradisional yang Bisa Jadi Oleh-oleh saat Melancong ke Bumi Cenderawasih

Noken merupakan hasil kerajinan tangan khas Papua yang bisa dijadikan oleh-oleh saat berwisata ke Bumi Cenderawasih.

TribuPapuaBarat.com/Sofwan Ashari Raharusun
Suasana mama-mama penjual noken di depan Kantor Gubernur Papua, Sabtu (19/6/2021) - Noken merupakan hasil kerajinan tangan khas Papua yang bisa dijadikan oleh-oleh saat berwisata ke Bumi Cenderawasih. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Berwisata ke Papua tak lengkap jika tak membeli oleh-oleh. Noken merupakan hasil kerajinan tangan khas Papua yang bisa dijadikan oleh-oleh saat berwisata ke Bumi Cenderawasih.

Dibuat dengan bahan alam, noken merupakan tas rajut yang merupakan tas tradisional masyarakat Papua.

Noken biasanya dibuat oleh wanita Papua dari serat pohon, kulit kayu atau daun yang diproses menajdi benang yang kuat.

Baca juga: Wisata Papua: Mencicipi Ulat Sagu yang Jadi Kuliner Khas Papua, Berani?

Toko souvenir Noken di Jalan Perikanan nomor 76 Hamadi Pasar, Kota Jayapura, Papua.
Toko souvenir Noken di Jalan Perikanan nomor 76 Hamadi Pasar, Kota Jayapura, Papua. (Tribun-Papua.com/Nadila Larajina)

Penggunaan noken bisa dbilang unik.

Masyarakat Papua tak membawa noken memakai tangan melainkan dengan kepala.

Noken ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda UNESCO pada 4 Desember 2012.

Kegunaan

Noken biasanya digunakan untuk mengangkut hasil pertanian seperti umbi-umbian dan sayuran.

Tas ini juga biasa digunakan untuk membawa barang dagangan ke pasar.

Noken juga digunakan untuk membawa hasil laut, kayu, bayi, hewan kecil, belanjaan, uang, serta makanan.

Baca juga: Wisata Papua: Mengenal Tradisi Snap Mor yang Terkenal di Biak

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved