Pemilu 2024

Geser Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Jadi Magnet Elektoral PDIP di Pemilu 2024

Berdasarkan survei Charta Politika, geser Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah bisa jadi magnet elektoral PDIP di Pemilu 2024.

(Kompas.com/SABRINA ASRIL)
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPR Puan Maharani. Berdasarkan survei Charta Politika, geser Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah bisa jadi magnet elektoral PDIP di Pemilu 2024. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Ketua DPR, Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menjadi dua figur kuat di internal PDIP yang potensial diusung sebagai capres 2024.

Namun, geser Puan Maharani, bisa jadi Gubernur Jawa Tengah jadi magnet elektoral PDIP di Pemilu 2024.

Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya.

Baca juga: Gubernur Jawa Tengah Sebut Urusan Capres PDIP di Tangan Megawati: Dewan Kopral Tahan Diri!

Kata Yunarto, berdasarkan survei Charta Politika terbaru, elektabilitas Ganjar di semua simulasi di atas angka 20 persen.

Dengan kata lain, ketika dua variabel orang dengan survei tertinggi dan partai dengan survei tertinggi ini kemudian menjadi satu variabel, maka Ganjar berpotensi menjadi dongkrak dan magnet elektoral dari PDIP.

Di lain sisi, Yunarto mengungkapkan keuntungan elektoral tidak akan didapat jika PDIP mengusung Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi capres.

Baca juga: Ketua DPC PDIP Solo Sebut Dewan Kolonel Tak Bisa Dianggap Candaan Politik: Kelas Elite Kok Guyonan

Yunarto menyebut elektabilitas Puan masih berada di angka 2 persen, sehingga berpotensi menjadi beban elektoral PDIP pada Pemilu 2024.

"Mba Puan ada di angka sekitar 2 persen, artinya sosok capres ini yang seharusnya logikanya dalam Pemilu serentak bisa menjadi dongkrak elektoral, ini berpotensi menjadi beban elektoral," jelas Yunarto dalam Rilis Survei Charta Politika: Kondisi Sosial Politik dan Peta Elektoral Pasca Kenaikan Harga BBM di kanal Youtube Charta Politika Indonesia, Kamis (22/9/2022).

Dalam survei Charta Politika, PDIP meraih elektabilitas dengan perolehan 21,4 persen.

Meski begitu, Yunarto mengatakan partai tidak hanya menggunakan hasil survei sebagai pertimbangan dalam memilih capres yang akan diusung.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved