Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke VI

Jadi Lokasi Sarasehan, Kampung Dondai Belum Miliki Fasilitas Kesehatan

Daimoe mengungkapkan tidak ada tenaga medis yang tinggal di kampung untuk menjawab kebutuhan kesehatan di Kampung Dondai.

Tribun-Papua.com/ Putri
Suasana memasuki Kampung Dondai, Distrik Waibu yang jadi salah satu lokasi sarasehan saat Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI di Kabupaten Jayapura 

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Kampung Dondai, Distrik Waibhu Kabupaten Jayapura sebagai salah satu lokasi penyelanggaraan serasehan Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI (KMAN VI) hingga saat ini belum memiliki miliki fasilitas kesehatan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pemerintah Kampung Dondai, Yosias Daimoe yang mengatakan selama ini tidak ada Pustu atau Puskesmas. Bahkan tenaga medis.

Selain itu Daimoe mengungkapkan tidak ada tenaga medis yang tinggal di kampung untuk menjawab kebutuhan kesehatan di Kampung Dondai.

Adapun pelaksanaan KMAN VI yang dilaksanakan pada 24-30 Oktober mendatangmendatang, belum ada panitia yang menginformasikan pelayanan kesehatan di kampungnya.

"Panitia belum menentukan, untuk tenaga kesehatan di kampung ini,"ujarnya melalui siaran pers yang diterima oleh Tribun-Papua.com, Kamis (22/9/2022).

Yosias pun membenarkan bahwa masyarakat  jika akan berobat biasanya pergi ke Puskesmas Yakonde, meski diakui, jarak cukup jauh tetapi warga sering menggunakan transportasi laut maupun darat melewati Kampung Kwadewar .

"Warga kalau sakit, biasa mereka berobat ke Puskesmas Yakonde, dan itu sangat jauh. Kadang kami ke Puskesmas Doyo,"ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan dan  panitia lokal KMAN VI agar serius memperhatikan masalah ini.

Menurutnya, selain untuk persiapan KMAN VI tapi juga dapat membantu masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved