Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke VI

Pemkab Jayapura dan Kodim 1701/Jayapura Tanda Tangan NPHD: Jamin Keamanan KMAN ke-VI

Penandatanganan yang dilaksanakan di Hotel Suni Garden Lake Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua

Tribun-Papua.com/ Calvin
Suasana penandatanganan NPHD Pemkab Jayapura bersama Kodim 1701 Jayapura di Suni Hotel Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Dandim 1701 Jayapura Richard Sangari mengatakan, penandatanganan tersebut dilakukan untuk pengamanan saat Kongres Masyarakat Adat VI (KMAN VI) pada 24-30 Oktober 2022 mendatang. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Guna mendukung dan mensukseskan pergelaran Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) di wilayah adat Tabi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada 24-30 Oktober 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bidang Keamanan bersama Kodim 1701 Jayapura. 

Penandatanganan yang dilaksanakan di Hotel Suni Garden Lake Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua ini disaksikan oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, Dandim 1701 Jayapura, Richard Sangari, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Abdul Hamid Toffir, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra. 

Bupati Mathius Awoitauw mengatakan, selain membicarakan soal kongres masyarakat adat, Pemkab Jayapura dan Kodim 1701 Jayapura, membahas tentang kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bakal dilakukan di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua dalam waktu dekat.

Baca juga: Jadi Lokasi Sarasehan, Kampung Dondai Belum Miliki Fasilitas Kesehatan

Menurut Bupati Mathius Awoitauw, pergelaran kongres masyarakat disambut baik oleh pihak Kodim 1701 Jayapura.

"Mereka sambut baik dan senang dengan adanya kegiatan KMAN VI, sebab menurut mereka, kegiatan Kongres masyarakat adat bakal dapat meningkatkan pertumbuhan Ekonomi kreatif di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua," jelas Bupati Mathius Awoitauw, di Sentani, Kamis (22/09/2022).

Sementara Dandim 1701 Jayapura, Richard Sangari mengatakan dalam pertemuan tersebut, pihaknya bersama Pemkab Jayapura melakukan penandatangan NPHD.

"Tujuannya untuk melakukan pengamanan di 14 Kampung di Kabupaten dan Kota Jayapura, Provinsi Papua saat pergelaran kongres masyarakat adat nanti," kata Richard. 

Untuk jumlah personel nanti yang ditempatkan melakukan pengaman sekitar 200 personel. 

"Rencana, 20 orang akan ditempatkan di setiap kampung, tetapi soal ini nanti kita lakukan rapat untuk memutuskan," ujarnya. 

Dikatakannya, pengamanannya bakal dilakukan pada H-2 menuju pergelaran kongres masyarakat adat pada Oktober 2022 mendatang. 

Baca juga: Persiapan KMAN VI di Kampung Kayo Pulau 90 Persen, Evert Meraudje: Kota Jayapura Mantap Sambut Tamu

Sekedar diketahui, pergelaran Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN VI) bakal digelar pada 24-30 Oktober 2022 mendatang. 

Kegiatan ini akan digelar sekaligus dengan dua agenda besar lainnya seperti Festival Danau Sentani, dan peringatan 9 Tahun masyarakat adat Kabupaten Jayapura. 

Agenda tersebut juga akan menghadirkan ribuan tamu dan ratusan komunitas adat di seluruh Indonesia.(*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved