Sosok

Kisah Soedanto, Dokter Seribu Rupiah di Papua: Masuk Keluar Hutan Asmat Demi Melayani Pasien

Asmat menjadi medan pelayanan dr Soedanto usai menamatkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 1975.

Tribun-Papua.com/ Calvin
Dokter Seribu Rupiah, Fransiskus Xaverius Soedanto, saat diwawancarai di ruang prakteknya oleh Tribun-Papua.com di Jayapura, Papua, Jumat (21/1/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Dokter Fransiskus Xaverius Soedanto kerap keluar masuk pedalaman Papua untuk demi melayani kesehatan masyarakat.

Asmat menjadi medan pelayanan dr Soedanto usai menamatkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada 1975.

Dokter Seribu, sapaan akrabnya, lalu mendaftar Program Dokter Inpres dan dinyatakan lulus di tahun yang sama.

Kala itu, masa Orde Baru, Papua disebut dengan nama Irian Jaya.

Baca juga: Kisah Soedanto Dokter Seribu Rupiah, 46 Tahun Mengabdi di Papua

"Begitu SK Gubernur keluar 1975, saya ke Asmat dan jadi dokter di rumah sakit peninggalan Belanda," tutur pria kelahiran Kebumen, Jawa Tengah.

Enam tahun Soedanto melayani masyarakat di Kabupaten Asmat.

Segala medan dia lalui, mulai rawa dan sungai.

Soedanto mengecek kesehatan masyarakat dari satu kampung ke kampung lainnya.

Ia tak mengeluh, meskipun hanya mengkonsumsi makanan seadanya bersama warga di rimba raya Asmat.

"Saya hanya makan sagu dan ikan, sebab tidak ada sayur di sana, karena daerahnya rawa," katanya, mengawali cerita kepada Tribun-Papua.com, di Jayapura, Jumat (21/01/2022).

Soedanto tak sendirian mengabdi. Ia ditemani beberapa tenaga medis masyarakat asli Papua.

Soedanto menceritakan, masyarakat Asmat hidup dengan nilai budaya yang kental.

Mereka masih memakai pakaian berbahan dasar rumput.

“Selama melayani, banyak masyarakat tak mampu. Mereka hanya membayar dengan sagu, ataupun kayu bakar dari hutan," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved