Papua Terkini

Bawa Ganja, Satgas TNI Yonif 725/Woroagi Tangkap 6 Remaja di Boven Digoel Papua

Disamping melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, prajurit TNI AD juga harus memberikan rasa aman dan kedamaian pada masyarakat

istimewa
Dua kantong ganja yang dibawa enam remaja 

TRIBUN-PAPUA.COM, MERAUKE - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi 6 orang remaja pembawa 2 Kantong Ganja di Jalan Loging, Kampung Kanggup, Distrik Sesnuk, Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Pasi Ter Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi Letda Czi Reynal Ricard Pontoh mengungkapkan, keenam remaja inisial RP (16), ST (17), FO (14), FT (17), MS (19), AMT (16) masih berstatus seorang pelajar.

"Enam remaja ini membawa ganja kering seberat 12 gram pada Sabtu (24/9/2022)," tuturnya dalam rilis yang diterima Tribun-Papua.com, Minggu, (25/9/2022).

Baca juga: Tanam dan Mabuk Ganja di Kebun Miliknya, OI Digiring Polisi

Letda Czi Reynal Ricard Pontoh menjelaskan kronologinya, berawal saat anggota Pos 2/C Km 53 yang dipimpin Letda Inf Abu Bakar sedang melaksanakan pengamanan di pos pengendalian penduduk,.

Secara tidak sengaja, 2 orang anggota TNI yaitu Praka Armin dan Prada Muis menghentikan dan bermaksud menyapa RP bersama 5 orang temannya yang hendak melintas di depan Pos 2/C Km. 53.

"Menaruh curiga dengan barang bawaan keenam remaja tersebut, Praka Armin dan Prada Muis kemudian menanyakan barang bawaan dan meminta untuk membukanya. Didapatlah 2 kantong ganja kering seberat 12 gram beserta dengan alat hisapnya," ungkap Reynal.

Danpos 2/C Km 53 kemudian mengamankan keenam remaja itu dan melaporkannya kepada Komando Atas sesuai prosedur dan hirarki di dalam militer.

Dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Baca juga: NEKAT Bawa Ganja dari Jayapura, Pasutri Dibekuk Polisi di Bandara Timika

Sementara itu, Dansatgas Yonif 725/Woroagi, Mayor Inf Syafruddin Mutasidasi mengatakan, yang dilakukan oleh anggotanya itu guna melindungi generasi penerus dari peredaran segala jenis narkotika yang akan menghancurkan masa depan.

Disamping melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, prajurit TNI AD juga harus memberikan rasa aman dan kedamaian pada masyarakat yang berada di perbatasan.

"Salah satunya upaya memutus rantai peredaran segala jenis narkotika yang akan merusak generasi bangsa," tuturnya.

Dansatgas menegaskan, pihaknya telah menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak yang berwenang untuk didalami.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Polsek Asiki yang kemudian nanti akan diproses lebih lanjut di Polres Boven Digoel, namun ada beberapa yang masih dibawah umur yang kemudian akan diambil langkah rehabilitasi dan pembinaan oleh Dinas Sosial Kabupaten Boven Digoel," tandas Mayor Inf Syafruddin. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved