Pemkot Jayapura

Pemkot Jayapura Sidak Bapok di Sejumlah Pasar, Frans Pekey: Harga dan Stok Pangan Aman Terkendali

Dalam sidak kali ini dapat dipastikan stok aman dan harga dapat terkendali di pasaran Kota Jayapura.

Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey saat bersama TPID Kota Jayapura saat meninjau stabilitas harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya, di Saga Mall Abepura, Kota Jayapura, Papua, Senin (26/9/2022). 

"Hari ini Pemerintah Kota Jayapura bersama Kodim, Satpol, dan didukung oleh TPID melakukan sidak harga barang di sejumlah pasar sebagai sampel dan menemukan sejumlah harga komoditas relatif stabil," ujar Frans Pekey kepada Tribun-Papua.com di Mall Jayapura.

Dari hasil kunjungan pihaknya, ditinjau dari sisi harga bahan kebutuhan pokok memang masih relatif stabil. 

"Ada sedikit kenaikan tetapi bisa dikendalikan, dan ada temuan perbedaan-perbedaan harga satu dengan lainnya, tetapi juga bisa dikendalikan," jelasnya.

Lalu untuk hasil sidak ke Gudang Bulog, Frans membeberkan stok beras tersedia dan cukup untuk tiga bulan ke depan. 

"Khususnya minyak goreng yang disubsidi pemerintah, itu di Saga Mall kita minta supaya langsung menjual ke konsumen, bukan ke pengecer, sehingga adanya kestabilan harga," ujarnya. 

Dari hasil kunjungan yang diperoleh TPID, maka Pemkot Jayapura akan melakukan evaluasi dan mengikuti perkembangan harga dari waktu ke waktu. 

Baca juga: Pemprov Papua Salurkan Bantuan 1,2 Ton Sembako Untuk Korban Kekeringan di Kuyawage lanny Jaya

"Karena memang tidak menutup kemungkinan, barang-barang akan mengalami kenaikan pasca naiknya harga BBM," katanya.

Untuk itu, ia tegaskan dalam sidak kali ini dapat dipastikan stok aman dan harga dapat terkendali di pasaran. 

"Oleh karena itu, Pemkot Jayapura selalu mengimbau kepada para distributor, pengecer, agar tidak bermain harga dan melakukan penimbunan agar distribusi ataupun suppy dapat lancar," imbaunya. 

Ditanya soal sanksi tegas yang dapat diberikan bagi yang melanggar atau sengaja melakukan penimbunan, maka ada ketentuan sanksi yang berlaku untuk dikenakan. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved