Info Jayapura

BKPP Kota Jayapura Tunggu Hasil Verifikasi 3.134 Tenaga Honorer

Kita sampai hari ini masih menunggu hasil verifikasi, karena kita punya jumlah honorer itu 3.134 orang

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com
PEMERINTAHAN - Kepala BKPP Kota Jayapura, Robert J Betaubun saat ditemui awak media, termasuk Tribun-Papua.com di ruang kerjanya pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura, Rabu (28/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura saat ini tengah menunggu hasil verifikasi total 3.134 tenaga honorer.

Hal itu disampaikan Kepala BKPP Kota Jayapura, Robert J Betaubun kepada awak media termasuk Tribun-Papua.com di ruang kerjanya, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Tenaga Honorer RSUD Yowari Bakal Diperjuangkan Jadi PNS

"Kita sampai hari ini masih menunggu hasil verifikasi, karena kita punya jumlah honorer itu 3.134 orang," sebutnya.

Robert menjelaskan, setelah verifikasi pihaknya harus menginput data ke aplikasi, jadi seperti yang melewati batas umur ataupun tidak sesuai dengan kriteria yang ada, maka otomatis sistem akan menolak.

"Nah kalau kita menginput sampai 3.134 orang ini, tentu jumlahnya sangat banyak, dan pada Selasa kemarin telah dijadwalkan untuk pendataan ulang sesuai edaran Menpan tertanggal 22 Juli," jelasnya.

Sehingga saat ini disebutkannya, semua admin pada setiap satuan kerja tengah sibuk menginput data-data honorer, baik yang sudah masuk ke tahap verifikasi verbal tetapi juga yang telah tercatat di berbagai OPD.

"Batas sampai 31 Desember 2021 itu diproses, tetapi tenaga honorer yang mulai masuk pada Februari 2021 maka tidak dapat diproses karena masa kerjanya belum sampai setahun," ujarnya.

Baca juga: Motif Kebutuhan Ekonomi, Oknum Tenaga Honorer ini Menguras Uang Rp54 Juta dari Temannya

Jadi jika kasusnya seperti itu, maka nanti Februari 2022 baru genap setahun, karena ini semua mengikuti persyaratan minimal masa honor sudah selama 1 tahun, terhitung 31 Desember 2021.

"Kita juga tidak tahu maksud Pemerintah Pusat seperti apa, apakah tahun 2023 masih boleh ada honorer lagi, kita berharap ada kebijakan-kebijakan khusus, karena perintah semua diinput ke aplikasi lewat Menpan dan BKN," tutupnya.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura telah telah memasukkan tenaga honorer sejak April lalu. Sebanyak 3.134 data honorer telah dimasukkan ke dalam Aplikasi Mempan dan 1.230 ke veralnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved