Nasional

Ngaku Wartawan Tribun dan Kerap Peras Warga, SE Diringkus Polisi!

Kerap menggunakan nama Tribun dalam aksi memeras warga, seorang wartawan gadungan dibekuk aparat keamanan.

Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
Kerap menggunakan nama Tribun dalam aksi memeras warga, seorang wartawan gadugan dibekuk aparat keamanan. Oknum wartawan gadungan tersebut berinisial SE. Dirinya mengaku dari media Tribun Tipikor. SE ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polres Rejang Lebong, pada Selasa (27/9/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM – Kerap menggunakan nama Tribun dalam aksi memeras warga, seorang wartawan gadungan dibekuk aparat keamanan.

Oknum wartawan gadungan tersebut berinisial SE. Dirinya mengaku dari media Tribun Tipikor.

SE ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polres Rejang Lebong, pada Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Wartawan Gadungan Viral Memalak Guru di Depan Murid SD: Ibu Merekam? Dilihat Tentara Pasti Dimarahin

Dari data yang dihimpun TribunBengkulu.com, SE yang juga pernah menjabat sebagai kepala desa di satu di antara desa di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Wartawan gadungan ini mengaku bekerja di media bernama 'Tribun Tipikor'. Dia diduga banyak memeras masyarakat Kabupaten Rejang Lebong.

Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan oknum wartawan ini.

"Untuk lebih jelasnya besok kita rilis," kata Kapolsek Bermani Ulu, Ipda Ibnu Sina Alfarobi, saat dikonfirmasi oleh Tribunbengkulu.com, pada Selasa (27/9/2022) malam.

 

 

Catatan Redaksi:

'Tribun Tipikor' bukan jaringan dari Tribun Network Kompas Gramedia. Belakangan ini memang marak sejumlah orang mendirikan perusahaan media dengan memakai nama Tribun di depannya.

Diduga tujuannya untuk mendompleng Tribun Network. Di beberapa tempat mereka memperkenalkan diri hanya sebagai Tribun sehingga orang mengasosiasikan langsung pada brand Tribun Network.

Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra mengirim surat somasi kepada 20 media pendompleng merek Tribunnews.com milik PT Tribun Digital Online, pada 20 September 2022.

Terdapat 20 media menggunakan merek, keseluruhannya dan atau mempunyai persamaan pada pokoknya, sehingga diduga melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved