Kongres Masyarakat Adat

Pulau Metu Debi di Kampung Injros Jadi Lokasi Sarasehan

Pulau Metu Debi, sebuah pulau kecil di Kampung Injros, sudah dikenal sejak 7 Maret 1910, ketika Agama Kristen masuk di wilayah Tabi.

Tribun-Papua.com/ Aldi
Potret Tugu Pekabaran Injil di Tanah Tabi Papua, yang dibangun pada 10 Maret 2010 di Pulau Metu Debi, sebagai bukti tempat pertama kalinya Injil masuk ke Tanah Tabi, Kamis (10/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANIPulau Metu Debi, sebuah pulau kecil di Kampung Injros, sudah dikenal sejak 7 Maret 1910, ketika Agama Kristen masuk di wilayah Tabi.

Pulau Metu Debi menjadi saksi sejarah Injil masuk di Tanah Tabi sejak 110 tahun yang lalu.

Untuk itu, setiap 10 Maret, masyarakat se- Tanah Tabi melakukan ibadah syukur guna merayakan peristiwa masuknya Injil di atas daratan tersebut.

Baca juga: Sajian Olahan Sagu Jadi Kuliner Andalan dari Kampung Yoboi Saat KMAN

Pada tahun ini, di Kota dan Kabupaten Jayapura akan melangsungkan agenda Aliansi Masyarakat Adat Nusantara yakni Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI (KMAN VI).

Kepala Pemerintah Kampung (KPK) Injros mengatakan Pulau Metu Debi menjadi salah satu lokasi serasehan.

 

 

Sebagai tempat serasehan, Pulau Metu Debi akan dilengkapi dengan sejumlah Mandi Cuci Kakus (MCK) dan penerangan.

Ruli menyampaikan masyarakat di Kampung Injros sudah terbiasa melayani ratusan pengunjung yang datang dan melakukan kegiatan di pulau Metu Debi.

Baca juga: Sambut KMAN, BTM Ajak Masyarakat Tabi Jaga Keamanan

“Walau begitu, kami warga Kampung Injros membutuhkan dukungan dari panitia untuk menata dan melangkapi berbagai fasilitas di pulau ini,” ujarnya di Kampung Injros, Distrik Abepura, Selasa (27/9/2022).

Sebelum rapat pengecekan persiapan di Kampung Injros, panitia lokal wilayah Kota Jayapura, telah melakukan rapat koordinasi dengan masyarakat di Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau pada Senin (5/9/2022).

“Rapat ini untuk pengecekan persiapan masyarakat adat di dua kampung di wilayah Kota Jayapura, yaitu, Kampung Injros Kampung Tahima Soroma Kayo Pulau, jadi kami masih menunggu realisasi dari panitia," katanya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved