Pemkab Jayapura

Jelang KMAN, Pelayanan Pustu di Yokiwa Belum Optimal

Sementara itu, pelayanan kesehatan di Kampung Yokiwa, sampai saat ini mengikuti jadwal kunjungan dari petugas di Puskesmas Harapan, Distrik Sentani.

istimewa
Pustu di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur nampak tidak terurus jelang Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI 

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI – Pelayanan Kesehatan di Kampung Yokiwa menjelang pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke- VI (KMAN VI) masih memprihatinkan.

Wilayah Adat Tabi khususnya Kampung adat Yokiwa, Distrik Sentani Timur yang akan menjadi salah satu lokasi berlangsungnya agenda KMAN VI pada 24-30 Oktober mendatang yakni  serasehan.

Pelaksana Tugas Ondofolo dan Pemerintahan Kampung Adat Yokiwa, Arnold Awoitauw  mengatakan bahwa sebagai kampung adat yang akan dikunjungi peserta kongres telah melakukan persiapan.

Baca juga: Mantapkan Persiapan Sarasehan KMAN VI di Kota Jayapura: Evert Merauje: Jangan Ulur-ulur Waktu!

Persiapan tersebut menurut Arnlod telah mencapai 75 persen yang sebagian dilakukan secara gotong royong (Bhulauw) yang sebagian anggarannya dialokasikan dari dana Kampung

Sementara itu, pelayanan kesehatan di Kampung Yokiwa, sampai saat ini mengikuti jadwal kunjungan dari petugas di Puskesmas Harapan, Distrik Sentani Timur.

Arnold mengungkapkan bangunan Pustu di kampung belum dimanfaatkan secara maksimal, oleh karena itu saat berlangsungnya KMAN VI pihaknya berharap petugas kesehatan berada di kampung.

“Kami harap petugas kesehatan bisa tinggal di kampung, karena kampung ini jaraknya cukup jauh dari kota,"ujarnya di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Gelar Rapat Evaluasi, Pemkab Jayapura Pastikan Persiapan KMAN VI Capai 90 Persen

Pihaknya akan lakukan koordinasi dengan Puskesmas Harapan untuk sarana yang perlu dilengkapi dan juga keamanan dari petugas yang akan tinggal di Kampung.

Kepala Puskesmas Harapan, Hanofer Budiyanto mengatakan siap untuk menunjang pelayanan kesehatan saat pelaksanaan KMAN VI nanti.

“Kami terus berkoordiansi dengan panitia bidang kesehatan, seperti apa teknis penempatan petugas yang akan ditempatkan di setiap Kampung yang akan dijadikan sebagai lokasi Serasehan,”kata Hanofer.

Baca juga: Tokoh Adat Kampung Sereh Ajak Warga Kota Sentani Ikut Terlibat Sukseskan KMAN VI

Sejauh ini pihaknya memiliki penanggung jawab di tiap Kampung yang ada di wilayah pelayanan Puskesmas Harapan yang terdiri dari seorang bidan, perawat dan juga beberapa Kader Malaria yang aktif dan berada di masing-masing Kampung termasuk Yokiwa.

“Untuk penempatan petugas di Yokiwa akan kami lihat ketersedian fasilitas seperti sarana air bersih dan juga sarana lain untuk menunjang keamanan dari petugas yang akan ditempatkan disana. Yokiwa memang berada di tempat yang cukup jauh sehingga petugas harus tinggal di tempat,"ungkapnya. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved