Pemkab Jayapura

Lestarikan Bahasa Lokal, Balai Bahasa Papua Gandeng Pemkab Jayapura Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu

Festival Tunas Bahasa Ibu diharapkan dapat memacu anak-anak kita untuk bisa menjadi penutur bahasa daerah yang aktif.

Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Calvin Erari
Dalam rangka melestarikan bahasa daerah Sentani, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura bersama Balai Bahasa Provinsi Papua menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu, Rabu (28/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Dalam rangka melestarikan bahasa daerah Sentani, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura bersama Balai Bahasa Provinsi Papua menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu, Rabu (28/9/2022).

Festival yang digelar di Suny Sentani ini dihadiri 40 peserta dari 21 sekolah di Kabupaten Jayapura.

Sebanyak 21 sekolah itu terbagi dari 16 Sekolah Dasar (SD) dan 5 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Baca juga: Tokoh Adat Kampung Sereh Ajak Warga Kota Sentani Ikut Terlibat Sukseskan KMAN VI

Sebanyak 16 SD yakni, SD Doyo Baru, SD Inpres Kamayaka, SD Negeri Inpres Kombo, SD Inpres Kleblouw, SD Inpres Kartika, SD Abeale, SD Dobonsolo, SD Inpres Abar, SD Solo Boi, SD Negeri Kembio, SD Puyoh Besar, SD Inpres Kemiri, SD Inpres Yokiwa, SD Inpres Netar, SD Inpres Sentani, dan SD Inpres Yosiba.

Kemudian untuk tingkat SMP diantaranya, SMP Satu Atap Kanda, SMP Negeri 6 Sentani, SMP Satu Atap Ayapo, SMP Negeri 5 Sentani, san SMP Negeri Hobong.

 

 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Ted Y Mokay mengatakan, pihak sangat berterimakasih kepada Balai Bahasa Provinsi Papua yang telah menggelar festival tersebut.

Ted mengatakan, kegiatan tersebut perlu terus dilakukan lantaran hampir setiap tahun untuk jumlah penutur bahasa daerah khususnya di Sentani semakin menurun.

"Kita harapkan dengan digelarnya Festival ini dapat memacu anak-anak kita untuk bisa menjadi penutur bahasa daerah yang aktif, dan bisa digunakan dimana saja mereka ada, baik disekolah maupun di tempat-tempat mereka berinteraksi dengan teman-teman mereka," katanya.

Baca juga: Gelar Rapat Evaluasi, Pemkab Jayapura Pastikan Persiapan KMAN VI Capai 90 Persen

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen Balai Bahasa Provinsi Papua, Darmawati menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk melestarikan bahasa daerah yaitu bahasa Sentani untuk tunas bangsa generasi muda di Kabupaten Jayapura.

Menurut dia, festival tersebut akan digelar dengan beberapa games yang menggunakan bahasa daerah.

"Jadi dalam festival ini ada berbagai perlombaan seperti, untuk tingkat SD mereka akan membacakan Puisi dan mendongeng, sementara untuk SMP membuat Cerpen dan nyanyian nyanyian rakyat, dan semua itu menggunakan bahasa daerah Sentani," jelas Darmawati.

Dia berharap mudah-mudahan kegiatan tersebut dapat bermanfaat kepada para siswa dan bisa terus diterapkan dalam kehidupan keluarga mereka masing-masing, baik itu di rumah, hingga di tengah lingkungan masyarakat. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved