Liga 3

Liga 3 Zona Papua Bergulir, Polisi Larang Penonton Saksikan Pertandingan, Panpel Angkat Bicara

Liga 3 zona Asprov PSSI Papua 2022 dilaksanakan mulai 28 September sampai 15 Oktober di Stadion Mandala

Tribun-Papua.com/ Raymond
Pertandingan kompetisi Liga 3 Zona Asprov PSSI Papua 2022 antara Persinab Nabire kontra Waanal Brothers FC yang digelar di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Papua. 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Kompetisi Liga 3 zona Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua 2022 yang diikuti 7 tim secara resmi mulai bergulir pada Rabu (28/9/2022) kemarin.

Ketujuh tim tersebut adalah Persinab Nabire, Waanal Brothers FC, Toli FC, Persidafon Dafinsoro, Embun Supiori, Persipani Paniai, dan Persintan Intan Jaya.

Liga 3 zona Asprov PSSI Papua 2022 dilaksanakan mulai 28 September sampai 15 Oktober di Stadion Mandala, Kota Jayapura, dan Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura.

Sayangnya, kompetisi sepak bola amatir itu tidak boleh disaksikan secara langsung oleh penonton di stadion.

Ketua Panitia Pelaksana Liga 3 Zona Asprov PSSI Papua 2022, Malhai Mabel mengatakan, aparat Kepolisian tidak memberikan izin tersebut.

Malhai Mabel menuturkan, situasi dan kondisi keamanan di Papua saat ini menjadi alasan penonton tidak boleh hadir di stadion.

"Sesuai izin dari Polda Papua, sudah diputuskan, kompetisi Liga 3 Zona Asprov PSSI Papua 2022 kali ini tidak boleh dihadiri penonton," kata Malhai Mabel di Jayapura, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Persipura Menang Telak di Laga Uji Coba Lawan Klub Liga 3, Ricky Nelson Soroti Masalah Finishing

Maka dari itu, Malhai Mabel meminta kepada masyarakat maupun pendukung dari ketujuh klub kontestan untuk mematuhi larangan yang telah ditetapkan tersebut.

"Kami juga meminta kepada pihak klub mengimbau kepada suporternya agar tidak datang ke stadion," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano, berharap kompetisi Liga 3 zona Papua 2022 ini mampu melahirkan bibit dan talenta baru sepak bola.

Baca juga: Rasisme Masih Bebas di Liga 3 Indonesia, Dua Anak Papua Ini Jadi Korban

Sebab, kompetisi ini juga menjadi ajang pencarian bakat untuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh dan Sumatera Utara 2024 mendatang.

"Ada tim scouting yang nanti melihat pemain-pemain yang berbakat, skill-nya bagus untuk PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara," tutur Benhur Tomi Mano.

Selain itu, pria yang akrab disapa BTM itu juga memuji Asosiasi PSSI Kabupaten/Kota yang sudah mengirimkan klub untuk mengikuti kompetisi Liga 3 zona Papua 2022 ini.

"Ya, saya harapkan, tim-tim ini bisa meningkatkan fairplay dan kebersamaan karena Papua ini kan gudangnya sepak bola," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved