Gubernur Lukas Enembe Diperiksa KPK

Siapkan 1800 Polisi untuk Backup KPK Jemput Lukas Enembe, Kapolri: Kami Dukung Pemberantasan Korupsi

Sebanyak 1.800 personel polisi disiapkan untuk mem-backup Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menjemput Gubernur Papua Lukas Enembe.

(Dok Staf Khusus Gubernur Papua)
Gubernur Papua, Lukas Enembe - Sebanyak 1.800 personel polisi disiapkan untuk mem-backup Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menjemput Gubernur Papua Lukas Enembe. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Sebanyak 1.800 personel polisi disiapkan untuk mem-backup Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menjemput Gubernur Papua Lukas Enembe.

Diketahui, Lukas Enembe telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi dan dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan penyidik KPK.

Terkait upaya penjemputan paksa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya siap mem-backup jika memang diminta KPK.

Baca juga: KETEGANGAN di Rumah Lukas Enembe, Gubernur Papua Dijaga Ketat Pendukungnya: Begini Situasinya

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Dalam keterangannya, Kapolri mengumumkan status tersangka kepada Irjen Pol Ferdy Sambo dalam kasus dugaan pembunuhan ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yoshua atau Brigadir J.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022). Dalam keterangannya, Kapolri mengumumkan status tersangka kepada Irjen Pol Ferdy Sambo dalam kasus dugaan pembunuhan ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yoshua atau Brigadir J. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Listyo mengatakan hal itu dilakukan sebagai wujud dukungan Polri dalam memberantas korupsi.

"Terkait dengan kasus Lukas Enembe. Kami telah menyiapkan 1.800 personel di Papua. Dan kami siap untuk mem-backup apabila memang KPK meminta," ucap Listyo dalam dalam konferensi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/9/2022), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

"Tentunya kami juga mendukung penuh pemberantasan korupsi."

Lukas Enembe Buka Suara soal Kesehatannya

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Lukas Enembe akhirnya buka suara soal kondisi kesehatannya.

Lukas Enembe mengungkapkan kondisi kesehatannya kepada perwakilan media yang diperbolehkan menemuinya di rumah pribadinya di Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Jumat (30/9/2022).

Gubernur Papua itu tak banyak bicara, ia hanya mengatakan bahwa masih dirinya masih dalam perawatan medis.

Baca juga: Soal Kasus Lukas Enembe, Tokoh Adat Ajak Semua Pihak Jaga Kondusifitas: Jangan Sampai Ada Benturan

"Saya masih perawatan, belum banyak bicara," ucapnya dengan suara berat.

Di saat yang sama, ratusan warga masih menjaga rumah pribadi Lukas Enembe.

Akses menuju rumah Lukas Enembe pun diblokade dengan meletakkan ekskavator di tengah jalan.

(Tribunnews.com/Kompas.com)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved