Pemkot Jayapura

Struktur UKS di Berbagai Sekolah Didorong untuk Dibentuk, SMP 11 Jayapura Jadi Contoh!

Kepala Sekolah SMPN 11 Jayapura, Beatriks Sinon mengatakan pihaknya telah memiliki UKS dengan pelayanannya kepada para siswa.

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: Roy Ratumakin
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
JAYAPURA TERKINI - Sekolah di Kota Jayapura didorong untuk memperkuat struktur UKS dan pelayanannya bagi peserta didik, Jumat (30/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Struktur Unit Kesehatan Sekolah (UKS) didorong untuk dibentuk oleh Dinas Pendidikan Kota Jayapura, dan SMP Negeri 11 Jayapura telah menjadi contoh dalam mengoptimalkan pelayanan UKS tersebut.

Kepala Sekolah SMPN 11 Jayapura, Beatriks Sinon mengatakan pihaknya telah memiliki UKS dengan pelayanannya kepada para siswa.

"Kami di SMP N 11 Jayapura sebelumnya memang telah punya UKS dan fungsinya berjalan baik, sementara untuk fasilitas pencuci tangan memang telah tersedia dan telah memenuhi kelayakan," katanya Kepada Tribun-Papua.com di Abepura Jumat (30/9/2022).

Baca juga: Pesan Gubernur Lukas Enembe Saat Launching Tim Pembina UKS Madrasah

Wanita murah senyum itu mengatakan, di sekolah yang dipimpinnya tersebut setiap awal tahun pembelajaran telah dilakukan penyuluhan ataupun sosialisasi dan bekerja sama dengan Puskesmas.

"Setiap triwulan, itu Puskesmas turun untuk memberikan penyuluhan menambah gizi atau multivitamin, bagi para siswa kami," tandasnya.

 

 

Beatriks menyebutkan, dengan adanya fasilitas pencuci tangan tentunya sangat bermanfaat karena sebagai sarana pendukung dalam proses sanitasi para siswa di sekolah.

"Termasuk soal para siswi yang mengalami menstruasi, para siswi di SMPN 11 Jayapura telah menerima sosialisasi dan diberikan informasi serta tidak menganggu proses belajar yang diikuti," bebernya.

Dalam kesempatan itu, Beatriks berharap agar para orangtua murid juga dapat memberikan informasi ataupun edukasi sejak dini kepada anak perempuan soal menstruasi dan kematangan organ reproduksi.

"Tetapi memang kita memahami bahwa tidak semua orangtua memiliki pengetahuan yang baik soal menyampaikan informasi terkait menstruasi, dan pemikiran tabu masih dikaitkan," akui Beatriks.

Baca juga: Christian Sohilait: Sekolah dan Madrasah Penting Miliki UKS/M

Sementara itu, Fasilitator WASH, Widya Taime menyebutkan saat ini pihaknya tengah gencar melaksanakan sosialisasi terkait UKS dan pentingnya cuci tangan pakai sabun untuk peserta didik di berbagai sekolah.

"Kemajuan dari program UKS di sekolah-sekolah juga telah kami dorong, khususnya kota maupun kabupaten supaya lebih mengaktifkan kembali struktur UKSnya," pintanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved