Info Mimika

Kasus Korupsi Sentra Pendidikan Kabupaten Mimika Masuk ke KPK

28 September 2022, secara resmi KPK RI menerima laporan kasus korupsi dana Otsus di sentra Pendidikan Mimika, untuk dilakukan supervisi.

Penulis: Marselinus Labu Lela | Editor: Roy Ratumakin
Istimewa
28 September 2022, secara resmi KPK RI menerima laporan kasus korupsi dana Otsus di sentra Pendidikan Mimika, untuk dilakukan supervisi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUN-PAPUA.COM, TIMIKA – 28 September 2022, secara resmi KPK RI menerima laporan kasus korupsi dana Otsus di sentra Pendidikan Mimika, untuk dilakukan supervisi.

Hal ini menandakan babak baru pengusutan kasus korupsi bernilai miliran rupiah, yang sebelumnya ditangani Polda Papua, namun berjalan mandeg alias jalan di tempat, tidak ada penyelesaiannya hingga saat ini.

Wakil Koordinator Indonesia Timur, Christoforus Jamco, kepada awak media, Kamis lalu menyatakan langkah pelaporan ke KPK lantaran dua tersangka JU dan ML perlu mendapat kepastian hukum.

Baca juga: Soal Kasus Lukas Enembe, KPK Minta Sejumlah Pihak Tak Perkeruh Situasi: Jangan Provokasi Masyarakat

"Dengan demikian, kami hemat permohonan supervisi ini dilakukan guna percepatan hasil penyelesaian penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi di Tanah Papua, khususnya Tanah Amungsa Bumi Kamoro ini," katanya.

Sementara Dir Ditreskrimsus Polda Papua, Kombes Pol Fernando Sanches Napitupulu mengatakan selama ini wartawan selalu mendapat jawaban masih diproses. Terhitung hampir dua bulan ini jawaban yang diperoleh selalu sama ''masih diproses'.

 

 

Supervisi merupakan salah satu tugas pokok KPK seperti yang tercantum dalam Pasal 6 huruf D.

"Komisi Pemberantasan Korupsi berwenang melakukan supervisi terhadap instansi yang berwenang melaksanakan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," kata Fernando.

Baca juga: 1.800 Polisi Siap Diterjunkan Jika Diminta KPK Tangkap Lukas Enembe

Supervisi dimaksud meliputi kegiatan pengawasan, penelitian, atau penelaahan kasus korupsi yang ditangani Kepolisian dan Kejaksaan Agung dalam rangka percepatan penanganan perkara.

Seperti diketahui, Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Papua sedang menangani kasus skandal korupsi Sentra Pendidikan Mimika berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/206/VIII/Res.3.1./2020/SPKT/POLDA PAPUA, tanggal 8 Agustus 2020 dan surat perintah penyidikan nomor: sprin.Sidik/186.a/VIII/RES.3.1./2020/Ditreskrimsus, tanggal 8 Agustus 2020.

Dalam penyidikan tersebut sudah ditetapkan dua orang tersanga yang salah satunya adalah Jenny usmani Kepala Dinas Pendidikan Mimika saat ini. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved