Pemkab Jayapura

Mathius Awoitauw Beri Instruksi Dukung Eliminasi Malaria dan Stop BAB Sembarangan

Mathius Awoitauw menjelaskan Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam Percepatan Eliminasi Malaria melalui Gebrak Siaga Malaria (SIAMAL)

Tribun-Papua.com/ Putri
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw saat berfoto bersama salah satu Kader Malaria saat memberikan satu paket tas perlengkapan pengobatan Malaria 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw menginstrusikan pemerintah di tingkat distrik dan kampung untuk mendukung Percepatan Eliminasi Malaria dan Stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

Mathius Awoitauw menjelaskan Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam Percepatan Eliminasi Malaria melalui Gebrak Siaga Malaria (SIAMAL) dan Stop BAB sembarangan, merupakan satu itikad baik yang dilakukan secara serempak untuk memerangi kasus Malaria di Tanah Papua.

Baca juga: Nakhodai Pemuda HKJM Papua, Baktiar Istiawan Rangkul Anak Muda Berorganisasi dan Dorong Kreativitas

Mathius menyampaikan kepada seluruh stakeholder terkait agar dapat bekerja sama demi kemanusian melalui kesehatan.

Menurutnya jika koordinasi dilakukan dengan baik, dalam waktu singkat yakni 2027 dapat mencapai target.

"Pemerintah memberikan pelimpahan kewenangan kepada masyarakat di kampung untuk bisa bertanggung jawab mengenai masalah Malaria,"katanya di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura, Distrik Sentani, Senin (3/9/2022).

Baca juga: Wujudkan Tertib Administrasi, Pemkot Jayapura Jadikan Gurabesi dan Vim sebagai Kelurahan "Cantik"

Bupati Jayapura itu menjelaskan melalui sumber daya alam dan manusia dapat mengatasi persoalan kesehatan dan kebutuhan dasar yang ada di wilayahnya.

Mathius menilai Kementrian Kesehatan, begitu serius memperhatikan masalah ini baik eliminasi Malaria dan Stop Buang Air Besar (BAB) di berbagai tempat yang sudah dicanangkan.

Hingga ditingkat paling bawah yaitu kampung-kampung, lanjut dia, harus memahami dan bergerak bersama untuk mengatasi masalah yang dialami oleh masyarakat terutama di Kabupaten Jayapura.

"Tanpa kesehatan yang baik kita tidak bisa bangun harapan dan masa depan di Tanah Papua,"ujarnya.

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved