Kongres Masyarakat Adat

Momentum KMAN Diharapkan Beri Dampak Positif bagi Ekonomi Masyarakat

Kampung Putali di Distrik Ebungfauw merupakan salah satu dari 12 kampung di Tanah Tabi yang akan menjadi tempat serasehan.

Tribun-Papua.com/ Calvin
KMAN - Tarian adat dalam budaya Nusantara di Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Senin (1/8/2022). Kesiapan konsumsi untuk pergelaran Kongres Masyarakat Adat Nusantara VI (KMAN IV) sudah mencapai 80 persen. 

TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Pemerintah Kampung Putali melalui Kepala Kampung, Henri Monim berharap moment saat pelaksanaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-VI (KMAN VI) dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat adat.

Kampung Putali di Distrik Ebungfauw merupakan salah satu dari 12 kampung di Tanah Tabi yang akan menjadi tempat serasehan.

Henri menjelaskan pelaksanaan kongres juga dapat dijadikan penguatan kapasitas lembaga adat di kampungnya.

Lebih lanjut, pada saat serasehan nanti, masyarakat akan menjual hasil kerajinan, hasil kebun, dan hasil tangkapan ikan mereka untuk dijadikan bahan konsumsi bagi peserta serasehan.

“Ada hasil kebun, bertani dan menjaring serta kerajinan tangan dapat dibeli pada acara ini,"katanya.

Sekedar informasi, pelaksanaan Kongres Masyarakat adat Nusantara ke-VI di Kabupaten Jayapura akan berlangsung pada 24-30 Oktober 2022. Masyarakat Adat yang berada di seluruh Indonesia dan mancanegara akan berkunjung ke Papua untuk mengikuti kongres.

Baca juga: KNPI Kabupaten Jayapura Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas jelang KMAN VI

Pembukaan kongres akan berlangsung di Stadion Barnabas Youwe (SBY), setelah sebelumnya melakukan devile budaya atau parade budaya dari Lapangan Theis Eluay yang berada tepat di jalan masuk Bandar Udara Sentani.

Kongres yang direncanakan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo bakal meriah, dibarengi Festival Danau Sentani ke-VI dan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura.

Masyarakat Adat yang datang sekitar ribuan orang akan mengikuti serangkaian kegiatan yakni, Pawai Budaya, Pembukaan dan Dialog Umum, Rangkaian Sarasehan, Rangkaian Sidang KMAN VI, Pagelaran Seni Budaya Masyarakat Adat, Pameran Produk Masyarakat Adat Nusantara, Persentasi Media, dan Kuliner Nusantara. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved