Liga 1

Komnas HAM Sebut Suporter Tak Niat Serang Pemain, Gas Air Mata Diduga Pemicu Tragedi Kanjuruhan

Melihat masa yang semakin banyak turun ke lapangan, pihak keamanan berusaha mengendalikan dengan tembakan gas air mata. Tindakan ini diduga pemicu.

SURYA/Purwanto
Suporter Arema FC, Aremania turun kedalam stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. 

Di sisi pemain, mereka mengaku tidak mendapatkan ancaman dari suporter.

“Kalau ada yang bilang mereka mau menyerang pemain, kami sudah ketemu dengan para pemain dan para pemain ini bilang tidak ada kekerasan terhadap mereka.”

“Para pemain tidak mendapat ancaman dan caci maki, mereka cuma bilang bahwa suporter memberikan semangat kepada para pemain. Ini pemain yang ngomong begitu ke kami,” ujarnya.

Pria berusia 45 tahun ini juga mempertanyakan tindakan pihak keamanan yang melepaskan gas air mata.

Menurutnya, hal ini masih harus dilakukan penelusuran.

Baca juga: Mabes Polri Periksa Direktur PT LIB hingga Ketua PSSI Jatim, Mahfud MD Bereaksi Keras: Usut Tuntas!

Namun, dia menegaskan jika suporter yang turun ke lapangan tidak bertujuan untuk menyerang pemain.

“Pertanyaannya sekarang, kalau dalam 15 sampai 20 menit itu situasinya masih kondusif, apakah diperlukan gas air mata yang membuat semua penonton panik?"

"Harus kalau tata kelola keamanan baik, tidak akan terjadi peristiwa memilukan seperti ini."

“Jadi ini penting yang untuk meluruskan. Jangan sampai ada lagi yang bilang bahwa tindakan itu gara-gara suporter merangsek ke lapangan dan mengancam pemain, tidak begitu," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved