PT Freeport Indonesia

PT Freeport Indonesia Bangun Pusat Sains dan Kemitraan di Uncen Papua, Ini Fasilitasnya!

David Kaban mengatakan, arsitek dan konsultan perencanaan, bangunan ini adalah PT Hema Cipta Kreastika (Hepta).

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
General Superintendent GCSP PT Freeport Indonesia (PTFI), David Kaban melaksanakan peletakan batu pertama gedung Pusat Sains dan Kemitraan di Universitas Cenderawasih (Uncen), Kota Jayapura, Papua, Kamis (6/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURAPT Freeport Indonesia (PTFI) melaksanakan peletakan batu pertama gedung Pusat Sains dan Kemitraan di Universitas Cenderawasih (Uncen), Kota Jayapura, Papua, Kamis (6/10/2022).

Dalam momentum tersebut General Superintendent GCSP PTFI David Kaban mengatakan, arsitek dan konsultan perencanaan, bangunan ini adalah PT Hema Cipta Kreastika (Hepta).

Baca juga: Ini Kata CEO Freeport-McMoRan Dalam Orasi Ilmiah di Uncen Jayapura Papua

"Itu arsitek dan konsultan perencanaanya. Dengan pengawas proyek General Contruction dan special project (GCSP) PTFI," kata David dalam penjelasanya di Universitas Cenderawasih Abepura, Kamis (6/10/2022) Sore.

Sementara untuk spesifikasi bangunan ini, kata David, bakal dibangun tiga lantai dengan berbagai fasilitas.

 

 

"Bangunan ini terdiri dari tiga lantai. Dimana, ada satu rooftop, ada juga satu auditorium dengan kapasitas 230 tempat duduk," ujar David.

Lebih lanjut, kata David, dalam bangunan ini terdapat juga 18 ruang kelas dan ruang dosen.

Baca juga: Richard Sebut Nilai Manfaat Langsung dari Freeport Sejak 1992 sampai 2021 Capai 23,1 Miliar US Dolar

Kata David Kaban, konsep dasar bangunan Sains dan Kemitraan ini memilih warna yang tersinspirasi dari Freeport Color.

"Jadi ada nuansa tambangnya, dan juga nuansa Papua yang berwarna hijau," kata David.

Dengan itu, kata David, gedung ini dibangun dengan konsep green building atau ramah lingkungan.

"Ya tentu dibangun dengan konsep ramah lingkungan, dengan masa waktu pengerjaan 12 bulan, 2022 sampai 2023," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved