Papua Terkini

USAID Gelar Local Champion Papua untuk Suarakan Aspirasi kepada Pemerintah Daerah

Instruksi Bapak Presiden sangat jelas, percepatan pembangunan di Papua harus berbasis Orang Asli Papua (OAP)

Tribun-Papua.com/Hendrik Rewapatara
PELATIHAN – Sekitar 20 pemuda, perempuan dan penyandang disabilitas mengikuti pelatihan bertajuk Local Champion yang digelar USAID di Kota Jayapura untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menyuarakan aspirasi. 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Raut serius menghiasi wajah sekitar 20 orang yang mengikuti acara bertajuk Local Champion yang digelar USAID di Kota Jayapura, Sabtu (8/10/2022).

Kegiatan pelatihan kebijakan (Policy Bootcamp) ini diikuti para pemuda, perempuan dan kaum disabilitas yang berasal dari Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Baca juga: 2 Tahun Pemuda Asli Papua, Billy Mambrasar Dampingi Presiden Jokowi

Acara itu digelar untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menyuarakan aspirasinya, sebagai bagian penting dalam proses tata kelola pembangunan daerah yang berpihak pada rakyat di Bumi Cenderawasih.

Keterlibatan pemuda, perempuan dan para penyandang disabilitas tersebut diharapkan akan mampu menjadi pendorong dan penyambung aspirasi.

Staf Khusus Presiden RI, Billy Mambrassar mengatakan, penguatan seluruh ‘Kakak Hebat’ untuk terus aktif berpartisipasi dalam proses mewujudkan kesejahteraan di Papua.

Baca juga: Stafsus Presiden Billy Mambrasar : Ini Pesan Joe Biden untuk Anak Muda Dunia Terkait Demokrasi

"Instruksi Bapak Presiden sangat jelas, percepatan pembangunan di Papua harus berbasis Orang Asli Papua (OAP)," kata Billy kepada wartawan, Sabtu (8/10/2022) di Kotaraja, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Oleh karena itu, lanjut Billy, sangat penting untuk memastikan OAP terlibat dalam proses menyampaikan aspirasi sesuai kebutuhan dasarnya.

"Terlibat dalam proses merencanakan, dan juga terlibat dalam simplementasi program tersebut,” ujar Billy.

Baca juga: Ini Tips Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar Untuk Siswa Politeknik Bintuni

Lebih lanjut pria asli Papua ini juga memberikan apresiasi pada USAID Kolaborasi yang telah secara serius ikut ambil bagian dalam upaya percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Sementara itu dalam sambutan Chief of Party USAID Kolaborasi, Caroline Tupamahu mengatakan, USAID Kolaborasi merupakan sebuah program inisiatif terkait peningkatan kepasitas tata kelola pemerintahan kolaboratif di Papua dan Papua Barat.

"Program ini bertujuan untuk meningkatkan dan optimalisasi Otonomi Khusus (Otsus), sehingga dapat membantu percepatan kesejahteraan masyarakat Papua," bebernya.

Lebih lanjut Caroline mengatakan, USAID Kolaborasi merupakan program hasil desain bersama dengan Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri yang didanai United States Agency for International Deveploment (USAID) dan diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) bersama INFID dan Kitong Bisa Foundation (KBF).

Senada, perwakilan peserta dari penyandang disabilitas, Alex Imanuel Yaku, memberi apresiasi lantaran pelatihan ini memberi wawasan baru baginya.

Baca juga: Bangun Teluk Bintuni, Ini 9 Program Stafsus Billy Mambrasar

Halaman
12
Sumber: Tribun Papua
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved