KKB Papua

Pos Covid-19 Bandara Kenyam Nduga Dibakar OTK, Pemilik Lahan Diperiksa: Kerugian Rp500 Juta

Polres Nduga tengah memeriksa Monce Dimiye, pemilik lahan atas bangunan itu. Kasus ini dalam penyelidikan.

Istimewa
Pos Covid-19 yang terletak di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga hangus dibakar orang tak dikenal (OTK) pada, Rabu (12/10/2022). Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIT. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Orang tak dikenal (OTK) dilaporkan membakar pos penanganan Covid-19 di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Pembakaran terjadi pada Rabu (12/10/2022) malam. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Namun kerugian akibat pembakaran itu mencapai Rp 500 juta.

Kasatgas Humas Damai Operasi Cartenz Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, Polres Nduga tengah memeriksa Monce Dimiye, pemilik lahan atas bangunan itu.

Baca juga: Setahun Mengungsi Akibat Serangan KKB Papua, Warga Kiwirok: Kami Ingin Pulang dan Hidup di Kampung

Pemilik lahan itu dimintai keterangan terkait peristiwa pembakaran.

Pembakaran ini diketahui oleh personel Polres Nduga yang sedang berpatroli.

Awalnya, mereka melihat kepulan asap tebal di area Bandara Kenyam.

Polisi patroli kemudian melaporkan temuan itu ke petugas piket di Polres Nduga.

Lalu, sejumlah personel Polres Nduga yang dipimpin Kapolres mendatangi tempat kejadian perkara.

"Setibanya di lokasi kejadian personel langsung melakukan pengamanan dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya,” kata Kamal kepada wartawan, Kamis (13/10/2022).

Kamal menuturkan, pos tersebut baru direnovasi untuk digunakan sebagai pos polisi untuk pengamanan bandara. "Perbaikan dilakukan sejak Senin (10/10/2022)," ujar Kamal.

Kamal menduga pembakaran dilakukan kelompok yang tak menginginkan Nduga kondusif.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki peristiwa pembakaran tersebut.

Baca juga: Deretan Aksi Serangan KKB di Papua dari Januari hingga Awal Oktober 2022

“Hingga saat ini pelaku pembakaran masih kami lakukan penyelidikan, korban jiwa ataupun luka tidak ditemukan namun diperkirakan kerugian materil yakni satu Unit rumah yang dijadikan sebagai Pos Covid-19 atau senilai lima ratus juta rupiah,” ungkapnya.

Dia juga memastikan usai kejadian itu situasi di Nduga kondusif dan terkendali.

“Personel terus meningkatkan patroli dan pengamanan disekitaran TKP,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Posko Covid-19 di Nduga Dibakar, Polisi Masih Selidiki",

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved