Piala Dunia 2022

Melihat Kampung Piala Dunia di Papua Dihiasi 32 Bendera Negara Kontestan hingga Mural Ronaldo

Sebatas euforia piala dunia untuk ramai-ramai di piala dunia 2018 lalu, dan saat itu diikutkan lomba kampung piala dunia

Penulis: Aldi Bimantara | Editor: M Choiruman
Tribun-Papua.com/Aldi Bimantara
KAMPUNG PIALA DUNIA - Potret 32 Bendera Negara Kontestan Piala Dunia 2022 Qatar yang telah tercetak di Kampung Piala Dunia Doxem, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (16/10/2022).  

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Aldi Bimantara 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA –  Piala Dunia 2022 Qatar akan berlangsung beberapa bulan lagi. Namun animo masyarakat Kota Jayapura, Provinsi Papua menyambut dan memeriahkan Piala Dunia 2022 Qatar sudah menggeliat di Bumi Cenderawasih.

Baca juga: Piala Dunia Amputasi 2022, Timnas Indonesia Unggul atas Spanyol dan Jerman

Hal itu terlihat di salah satu kompleks perumahan di Jalan Sulawesi, Dok 9 Kali, tepatnya di RW 7 Kelurahan Imbi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Pantauan Tribun-Papua.com Minggu (16/10/2022), pemuda kompleks tersebut mengecat tembok di pinggir jalan dengan bendera-bendara peserta Piala Dunia 2022 Qatar

"Latar belakang membuat kampung piala dunia, pertama hanyalah sebatas euforia piala dunia untuk ramai-ramai di piala dunia 2018 lalu, dan saat itu diikutkan lomba kampung piala dunia," kata penggiat Kampung Piala Dunia, Santos Hiskial Munua kepada Tribun-Papua.com Minggu (16/10/2022). 

Santos mengatakan, semenjak 2018 tersebut ia dan kawan-kawannya terinspirasi untuk membuat hal serupa pada Piala Dunia 2022 Qatar. 

Baca juga: KILAS Piala Dunia 1978: Zico dan Gol yang Digagalkan Peluit Akhir Thomas Clive

"Maka dari itu, kami para pemuda Dok 9 Kali mengecat kompleks menjelang piala dunia dan kebetulan ada lomba hias kampung piala dunia lagi yg diadakan oleh 2 televisi nasional," terangnya. 

Dalam konsep kampung piala dunia yang dibuat, pihaknya menamakan dengan nama Kampung Piala Dunia Doxem, dengan hiasan bendera 32 negara kontestan Piala Dunia 2022

"Selain itu, ada sebuah batu yang mencolok pada sebuah tembok, sehingga batu tersebut dicat berbentuk piala dunia dengan cat warna emas atau gold," sebutnya. 

Baca juga: KILAS Piala Dunia 1962: Garrincha Membumi dan Brasil Naik Takhta

Ditambah, ada sebagian tembok yang dihiasi oleh ukiran atau motif Papua, grafiti dan mural wajah pemain sepakbola dunia. 

Adapun, Santos menuturkan yang terlibat dalam kegiatan ini pemuda Dok 9 Kali, dibantu pula oleh bapak-bapak kampung pecinta piala dunia. 

"Selain itu pendeta di gereja setempat juga sangat membantu kegiatan ini, serta warga setempat juga memberikan sumbangan sukarela berupa uang, makan dan minum," tandasnya. 

Baca juga: FIFA Rilis Jadwal Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia, Ketum PSSI: Bertepatan dengan Harkitnas

Lelaki murah senyum itu menambahkan, saat 2018 lalu, sewaktu pihaknya mengikuti lomba hias kampung piala dunia waktu yang tersisa mepet, tetapi ia dan kawan-kawan tetap dinobatkan menjadu pemenang pada Juni 2018. 

"Berkaca dari hal itulah, kami bersepakat untuk menyiapkan kampung piala dunia dari awal September 2022, sehingga kami masih punya waktu banyak sebelum perhelatan piala dunia," tandasnya. 

Baca juga: Menteri Keuangan Qatar Undang Khusus Airlangga Hartarto Nonton Piala Dunia 2022

Lebih jauh, Santos dan kawan-kawan berharap dengan adanya Kampung Piala Dunia mampu menambah kesemarakkan sepakbola itu sendiri. 

"Kita ingin dunia sepakbola di Indonesia dapat mencontoh negara-negara lain, menjadikan olahraga ini sebagai ajang sportivitas, skill, dan hiburan, bukan malah menjadi bencana seperti yang terjadi saat ini di tanah air," harap Santos. (*) 

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved