Kongres Masyarakat Adat
Ini Harapan AMAN Kalsel Dalam KAMN VI di Bumi Kenambay Umbay
Melalui Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Kabupaten Jayapura, Papua, diharapkan lahir satu keputusan yang melindungi Masyarakat Adat.
Penulis: Hendrik Rikarsyo Rewapatara | Editor: Roy Ratumakin
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Hendrik Rewapatara
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Melalui Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Kabupaten Jayapura, Papua, diharapkan lahir satu keputusan yang melindungi Masyarakat Adat.
"Harapan kami, tentu saja kita dapat mengikuti kongres dengan baik. Dan melalui kongres ini mampu menghasilkan semacam keputusan-keputusan yang menguntungkan Masyarakat adat," kata Ketua Aliansi Mayarakat Adat (Aman) Kalimantan Selatan Rubi, kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (22/10/2022).
Rubi mengatakan, pihaknya berharap penuh melalui Kongres ini, setiap wilayah adat di Indonesia bisa di lindungi.
Baca juga: Peserta KMAN VI Kalsel Tiba di Papua, Ketua Aman Kalsel: Kami Bangga Bisa Sampai Papua
"Keinginan dari pada kami masyarakat adat khususnya kalimantan selatan itu dimana Wilayah adat itu bisa dilindungi. Kita juga berharap pemerintah bisa bekerja sama," ujarnya.
Menurutnya, setiap wilayah di Indonesia memiliki daerah tambang. Yang sangat merugikan Masyarakat adat.
"Mudah-mudahan dengan kita menghadiri kongres ini, ada suatu kesepakatan untuk masyarakat adat lebih diperhatikan kedepan dan diakui masyarakat adatanya," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/22102022-rubi.jpg)