Korupsi di Papua

Aset Rp 3 Miliar Dikembalikan ke Pemkab Mamberamo Raya Papua, Kejari Jayapura: Hasil Sitaan

Adapun aset yang dikembalikan berupa tujuh unit kendaraan roda empat, 23 unit handphone Iphone 12 Pro Max, dan uang tunai Rp 576 juta.

Tribun-Papua.com/Kompas.com
PENGEMBALIAN ASET - Kepala Kejari Jayapura Alexander Sinuraya menyerahkan aset senilai Rp 3 Miliar kepada Bupati Mamberamo Raya John Tabo, Jayapura, Selasa (24/10/2022)(KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI) 

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Aset sitaan senilai Rp 3 miliar dikembalikan Kejaksaan Negeri Jayapura ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamberamo Raya, Papua.

Adapun aset yang dikembalikan berupa tujuh unit kendaraan roda empat, 23 unit handphone Iphone 12 Pro Max, dan uang tunai Rp 576 juta.

Aset tersebut merupakan hasil sitaan Kejari Jayapura dari kasus tindak pidana khusus.

"Hari ini kami berhasil menarik tujuh unit mobil, ada satu unit lagi berada di Biak dalam keadaan rusak," ujar Kepala Kejari Jayapura Alexander Sinuraya di Jayapura, Selasa (24/10/2022).

Baca juga: PROYEK FIKTIF di Mamberamo Raya Papua Rugikan Negara Rp3,8 Miliar, Dua Orang Ini Jadi Tersangka

Sebanyak 23 unit handphone dan uang tunai Rp 576 juta berasal dari hasil penyelidikan intelijen di mana ada temuan proyek kota pintar yang telah dianggarkan pada 2018, namun tidak berjalan.

Dari nilai proyek lebih dari Rp 5 miliar, sudah ada pencairan senilai Rp 1,8 miliar yang digunakan untuk pengadaan 40 handphone Iphone 12 Pro Max.

"17 handphone sudah diserahkan ke beberapa pimpinan OPD, nanti Inspektorat Mamberamo Raya yang akan mengejarnya," kata Alexander.

Mengenai latar belakang pengejaran aset-aset milik Pemkab Mamberamo Raya yang masih dipegang oleh para mantan pejabat dan sebagian besar sudah berada di luar daerah, Alexander menjelaskan, hal ini dimulai ketika Kejari Jayapura diberi surat kuasa oleh Pemda setempat untuk mengembalikan aset-aset yang tidak diketahui keberadaannya.

Setelah dilakukan penyelidikan, sebagian besar aset sudah berada di luar Mamberamo Raya.

Kejaksaan melakukan pendekatan kepada pihak-pihak yang menguasai aset yang dimaksud agar mereka mau menyerahkan aset tersebut.

Namun Alexander mengakui bahwa masih banyak aset milik Mamberamo Raya yang belum diamankan. "Kami siap menelusuri aset-aset lainnya," cetusnya.

Sementara Bupati Mamberamo Raya John Tabo memberi apresiasi kepada Kejari Jayapura yang berhasil mengembalikan sejumlah aset yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menunjang pembangunan.

Pengembalian ini dinilainya dapat memberikan contoh kepada seluruh pihak mengenai pemanfaatan aset.'

Baca juga: KPK Diminta Tangkap Bupati Mamteng, Tokoh Adat Papua Bongkar Persembunyian Ricky Ham Pagawak di PNG

"Dampaknya nanti orang akan memahami menggunakan aset Pemda tidak semaunya, tetapi harus berdasarkan regulasi dan harus berada di Mamberamo Raya karena aset ini juga akan menjadi PAD," kata dia.

Pendataan aset juga akan dilakukan seiring dengan proses pengembalian aset tersebut karena selama ini hal tersebut belum terkelola dengan benar.

"Masih banyak aset yang belum dikembalikan, mobil masih ada, motor dan kapal motor belum diurus dan dipegang oleh para mantan pejabat."

"Ini juga akan digunakan untuk membuat data aset yang benar karena selama ini belum tersusun baik," kata dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kejari Jayapura Kembalikan Aset Senilai Rp 3 Miliar ke Pemkab Mamberamo Raya",

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved