Kongres Masyarakat Adat
Di Kampung Yokiwa, Pelayanan Kesehatan Diberikan 24 Jam bagi Peserta KMAN VI
Para peserta KMAN VI Papua diberikan akses pelayanan kesehatan 24 jam di Kampung Yokiwa, Kabupaten Jayapura.
Penulis: Calvin Louis Erari | Editor: Gratianus Silas Anderson Abaa
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA - Pelayanan kesehatan yang dilakukan untuk tamu sarasehan dalam Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI di Kampung Yokiwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua dilakukan full 24 jam.
Hal itu disampaikan Ketua Tim Medis di Kampung Yokiwa, Frengki Solang kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Rabu (26/10/2022).
"Selama sarasehan di kampung Yokiwa, kami lakukan pelayanan kesehatan full atau satu kali dua puluh empat jam, dan perawat kota terus stanby memantau para tamu KMAN VI," kata Frengki.
Sementara untuk fasilitas yang disediakan, menurut Frengki, ada satu ambulance dan satu speed.
Alasan mereka menyediakan satu tambahan speedboat untuk mempermudah mereka untuk melakukan evakuasi apabila ada peserta yang mengalami gawat darurat.
Kemudian untuk jumah tenaga kesehatan yang stay di Kampung Yokiwa, dikatakan cukup banyak.
"Kalau untuk tenaga medis cukup banyak, ada satu dokter, satu driver mobil ambulans, yang dibantu oleh para tenaga medis yang ada di puskesmas Yokiwa," ujarnya.
Lalu untuk penyediaan alat maupun obat, menurutnya, ada alat deteksi dan obat malaria.
"Selain obat malaria, kita juga sediakan obat-obat lain seperti obat sakit kepala, panas demam, alergi, dan vitamin," pungkasnya.
Baca juga: Bupati Jayapura Keliling Pantau KMAN VI Papua dan Tutup Sesi Sarasehan di Kampung Yakonde
Baca juga: KMAN VI, Komunitas Adat Barmani Biak: Pemerintah dan Organisasi Adat Harus Bekerja Sama
Dengan semua yang tersedia maka Frengki memastikan timnya akan memberi pelayanan terbaik kepada para peserta KMAN VI. (*)