Internasional

Presiden Amerika Turut Berduka, Ratusan Orang Tewas dalam Insiden Jembatan Ambruk di India

Saat itu momentum di mana banyak warga kota merayakan festival Diwali dan Chhath Puja.

TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAPURA – Presiden AS Joe Biden turut menyampaikan duka atas banyaknya korban dalam peristiwa jembatan ambruk di Morbi, Gujarat, India, Selasa (1/11/2022).

Diketahui, sebanyak 135 orang tewas akibat ambruknya jembatan tersebut.

"Di masa sulit ini, kami akan terus berdiri dan mendukung rakyat India," kata Biden dalam sebuah pernyataan.

Jembatan gantung era kolonial di atas sungai Machchhu di Morbi penuh sesak dengan wisatawan ketika jembatan itu rusak pada Minggu malam, yang membuat orang-orang terjun sekitar 10 meter  ke dalam air.

Baca juga: Jembatan Ambruk di India, Tercatat 135 Korban Tewas

Saat itu momentum di mana banyak warga kota merayakan festival Diwali dan Chhath Puja.

Pihak berwenang mengatakan mereka percaya bahwa sekitar 200 orang berada di jembatan ketika runtuh.

"Operasi pencarian telah dimulai lagi hari ini. Kami yakin satu orang hilang saat ini," lanjutnya.

Baca juga: Kisah Soumya, Mahasiswa India di Ukraina, Terjebak di Bunker Tanpa Air Minum saat Invasi Rusia

Penduduk setempat di lokasi jembatan yang rusak pada hari Selasa mengatakan kepada Reuters, mereka percaya bahwa ada lebih dari 200 orang berada di jembatan dan khawatir jumlah korban tewas dapat meningkat lebih lanjut.

Sembilan Orang Ditangkap

Polisi India menangkap sembilan orang pada hari Senin atas tuduhan pembunuhan bersalah yang tidak sama dengan pembunuhan.

Mereka yang ditangkap termasuk petugas tiket yang dituduh membiarkan terlalu banyak orang naik ke jembatan dan kontraktor yang bertanggung jawab atas pekerjaan perbaikan.

Negara bagian barat Gujarat, tempat Morbi berada, menyatakan Rabu akan menjadi hari berkabung.

Perdana Menteri India Narendra Modi, yang berasal dari Gujarat dan pernah menjadi kepala menteri negara bagian itu selama hampir 13 tahun, akan mengunjungi kota industri itu di kemudian hari.

Modi, yang telah berkeliling negara bagian yang memiliki pemilihan yang dijadwalkan awal tahun depan, diperkirakan akan mengunjungi lokasi bencana dan rumah sakit Morbi, kata para pejabat. (*)

Sumber: Tribun Papua
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved