Untuk Pertama Kali Rudal Korut Jatuh Dekat Perairan Korsel, Seoul Lakukan Uji Coba Rudal Balasan

Rudal balistik Korea Utara mendarat di dekat perairan teritorial Korea Selatan pada Rabu (2/11/2022).

STR/AFP/KCNA VIA KNS
Gambar ini diambil pada 24 Maret 2022 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 25 Maret 2022 menunjukkan uji peluncuran dari apa yang dilaporkan media pemerintah sebuah rudal balistik antar benua (ICBM) tipe baru, Hwasongpho- 17 pasukan strategis Korea Utara di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara - Rudal balistik Korea Utara mendarat di dekat perairan teritorial Korea Selatan pada Rabu (2/11/2022). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Rudal balistik Korea Utara mendarat di dekat perairan teritorial Korea Selatan pada Rabu (2/11/2022).

Menurut keterangan Kepala Staf Gabungan Seoul (JCS) rudal balistik Korea Utara mendarat di perairan internasional 167 kilometer barat laut Pulau Ulleungdo Korea Selatan, sekitar 26 kilometer selatan Garis Batas Utara (NLL).

Menurut laporan CNN, uji coba rudal Korea Utara mendarat di dekat perairan Korea Selatan.

Baca juga: Ditembak Rudal Korea Utara, Warga Korea Selatan Panik, Dievakuasi ke Ruang Bawah Tanah

Militer Korea Utara menembakkan rudal balistik ke laut Kamis, 6 Oktober 2022 berdasar informasi yang diedarkan militer Korea Selatan.
Militer Korea Utara menembakkan rudal balistik ke laut Kamis, 6 Oktober 2022 berdasar informasi yang diedarkan militer Korea Selatan. (NDTV)

Peringatan serangan udara di pulau itu, yang terletak sekitar 120 kilometer sebelah timur semenanjung, dicabut pada Rabu sore.

Penduduk di sana segera dievakuasi ke tempat perlindungan bawah tanah setelah penembakan rudal.

Korea Selatan langsung merespons dengan melakukan uji coba misilnya sendiri di daerah perbatasan yang sama.

Korea Selatan menembakkan tiga rudal air-to-surface dari jet tempur F-15K dan KF-16 pada Rabu pagi, menurut JCS.

JCS mengatakan Angkatan Udara Korea Selatan menargetkan perairan internasional di utara NLL pada jarak yang sama dengan yang sebelumnya telah mendaratkan rudal Korea Utara di selatan garis.

Baca juga: Armada Kim Jong Un Tembak Rudal ke Korea Selatan, Picu Alarm Serangan Udara di Pulau Ulleungdo

"Serangan tepat militer kami menunjukkan keinginan kami untuk secara tegas menanggapi setiap provokasi Korea Utara termasuk rudal balistik jarak pendek, dan kemampuan serta kesiapan kami untuk secara tepat menargetkan musuh," kata JCS.

Korea Utara bertanggung jawab penuh atas situasi tersebut karena merekalah yang terus memprovokasi meskipun ada peringatan, JCS menambahkan.

Penembakan rudal hari Rabu adalah tembakan ke-29 Korea Utara tahun ini, menurut hitungan CNN.

Akselerasi agresif dalam pengujian senjata telah memicu alarm di kawasan itu, dengan Amerika Serikat (AS), Korea Selatan dan Jepang menanggapi dengan peluncuran rudal dan latihan militer bersama.

Pada hari Senin, AS dan Korea Selatan memulai latihan militer skala besar yang sebelumnya dijadwalkan yang disebut "Vigilant Storm".

Baca juga: Kim Jong Un Sebut Korea Utara Bakal Luncurkan Satelit Pengintai untuk Pantau Kegiatan Militer AS

Manuver melibatkan 240 pesawat dan ribuan anggota layanan dari kedua negara, menurut Departemen Pertahanan AS.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved