Info Jayapura
Jelang Natal, Harga Beras di Pasar Pharaa Sentani Melambung
Pembeli di Pasar Pharaa juga tergantung pada penjual yang datang dari kampung-kampung di luar Sentani.
Penulis: Putri Nurjannah Kurita | Editor: Paul Manahara Tambunan
Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Putri Nurjannah Kurita
TRIBUN-PAPUA.COM, SENTANI - Menjelang hari raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, harga beras di Pasar Pharaa Sentani mulai merangkak naik.
Satu di antara pedagang beras, Anas menjelaskan saat harga beras memang melambung tapi stok di agen beras masih aman.
"Stok beras aman bukan hanya di Papua di Makassar juga tapi pembeli sejak bulan kemarin sangat sepi."
Baca juga: Sejumlah Pedagang di Pasar Pharaa Sentani Mengeluh Sepi Pembeli: Padahal Awal Bulan
"Mama-mama Papua dari Genyem mereka yang biasanya belanja tidak datang karena jualan mereka juga sepi,"ujarnya kepada Tribun-Papua.com, Selasa (8/11/2022).
Anas menjelaskan, pembeli di Pasar Pharaa juga tergantung pada penjual yang datang dari kampung-kampung di luar Sentani.
Selain itu, kata Anas, sebagian barang juga ikut naik tapi karena animo masyarakat yang datang belanja berkurang akhirnya menikung tajam.
Harga Gula misalnya per karung dari Rp 690 ribu turun menjadi Rp 670 ribu.
Sementara harga Tepung Rp 260 ribu per sak naik Rp 285 ribu.
Mie Instant Rp 112 ribu per kanton naik Rp 120 ribu.
Adapun harga beras dengan berat 20 kilogram yang naik hingga Rp 4.000;
Baca juga: Harga Beras di Pasar Pharaa Sentani Merangkak Naik, Minyak Goreng Terjun Bebas
Beras Cap 99 Rp 280 ribu
Cap Dua Payung Rp 250 ribu
Cap Mamberamo Rp 270 ribu
Cap Bonek Rp 250 ribu
Cap Kano Rp 260 ribu
Cap Panen Mas Rp 225 ribu
"Rencananya minyak goreng akan naik lagi, tanggal muda seperti sekarang per harinya bisa capai diatas Rp 10 juta tapi bulan ini sepi jadi nilainya dibawah itu," ujarnya. (*)
